Pantau Flash
Kerusuhan Agama di India: 20 Orang Tewas hingga Masjid Dibakar Massa
Polisi Nyatakan Sertifikat Deposito Sunda Empire di Bank Swiss Palsu
OJK Kaji Ulang Produk Investasi di Bank Antisipasi Kasus Semacam Jiwasraya
Maluku Tenggara Barat Diguncang Gempa Magnitudo 6,7
Presiden Jokowi: Draf RUU Ibu Kota Baru Disampaikan ke DPR Setelah Reses

Fakta dan Mitos Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Perlu Kamu Ketahui

Fakta dan Mitos Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Perlu Kamu Ketahui Ilustrasi berdoa. (Pixabay)

Pantau.com - Tanggal 1 Seprember 2019 akan jadi malam di mana tahun baru Islam 2019 1441 Hijriyah atau 1 Muharam akan dimulai.  Dalam perhitungan Jawa, 1 Muharam dikenal sebagai malam 1 Suro karena bertepatan waktunya berdasarkan karena kalender Jawa yang diterbitkan Sultan Agung mengacu penanggalan Hijriyah (Islam).

Apa Saja Fakta dan Mitos Tahun Baru Islam 2019 1 Muharram ?

1 Muharam memiliki keistimewaan dan juga mitos rakyat yang melegenda. Berikut Pantau.com rangkum mengenai fakta dan mitos tahun baru islam 2019 1 muharram untuk kamu.

1. Bulan Sakral

Bulan pertama dalam tahun Islam, Muharam memegang kunci peradapan Islam. Muharam juga secara harfiah berarti terlarangm yang artinya sangat dilarang melakukan seluruh jenis kegiatan kekerasan di bulan itu.

Baca juga: Bunga Wijaya Kusuma

“Satu tahun terdiri dari 12 bulan, empat diantaranya sakral: tiga bulan secara berurutan adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram, dan (yang keempat adalah) Rajab...” (HR Bukhari-3197)

2. Puasa Asyura dan Tasua

Muharram memegang peranan jauh sebelum zaman Nabi Muhammad (SAW). Awalnya, berpuasa pada 10 Muharram merupakan kewajiban. Akan tetapi pada akhirnya, berpuasa hanya wajib pada bulan Ramadhan. Seperti diriwayatkan oleh Hazrat Aisyah RA:

“Orang-orang yang terbiasa berpuasa pada hari Asyura (hari kesepuluh bulan Muharram) sebelum berpuasa pada bulan Ramadhan diwajibkan. Dan pada hari tersebut Ka'bah ditutup oleh kain penutup. Ketika Allah menetapkan puasa di bulan Ramadhan sebagai kewajiban, Allah berfirman, "Barang siapa yang berniat puasa (pada hari Asyura) maka lakukanah; dan barang siapa yang berniat meninggalkannya dapat melakukannya.”(HR Bukhari-1592)

Namun, Puasa Asyura dan Tasua merupakan puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk ditunaikan umat muslim di bulan Muharram.

3. Tradisi 1 Muharam

Tradisi saat malam satu suro bermacam-macam tergantung dari daerah mana memandang hal ini, sebagai contoh Tapa Bisu, atau mengunci mulut yaitu tidak mengeluarkan kata-kata selama ritual ini. Yang dapat dimaknai sebagai upacara untuk mawas diri, berkaca pada diri atas apa yang dilakoninya selama setahun penuh, menghadapi tahun baru di esok paginya.

Baca juga: Mitos Bambu Kuning

Tradisi lainnya adalah Kungkum atau berendam di sungai besar, sendang atau sumber mata air tertentu, Yang paling mudah ditemui di Jawa khususnya di seputaran Yogyakarta adalah Tirakatan (tidak tidur semalam suntuk) dengan tuguran (perenungan diri sambil berdoa) dan Pagelaran Wayang Kulit. Di antara tradisi tersebut ada juga sebagian masyarakat yang menggunakan malam satu suro sebagai saat yang tepat untuk melakukan ruwatan.

4. Mitos Masyarakat

Tradisi dalam menyambut 1 Muharam atau dalam malam 1 Suro, masih sangat dipercayain masyarakat Jawa punya mitos kuat. Bahkan dianggap kramat terlebih bila jatuh pada jumat legi. 

Malam satu suro disebutkan merupakan larangan bagi setiap maysarakat untuk keluar rumah dan lebih diutamakan untuk berdoa saja.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Ragam