Pantau Flash
Luhut: Mudik Tidak Dilarang, tapi Kalau Anda Pulang Pasti Bawa Penyakit
Update COVID-19 2 April: 1.790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal
Total Pasien Positif COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Jadi 125
Seorang Warga Ciomas Positif, Total Pasien COVID-19 Kab Bogor Jadi 14 Orang
Rapid Test di Stadion GBLA Bandung Batal Setelah Ditolak Warga Setempat

Hasil Mediasi di Dewan Pers, Livi Zheng akan Lakukan Hak Jawab

Hasil Mediasi di Dewan Pers, Livi Zheng akan Lakukan Hak Jawab Livi Zheng. (Foto: Instagram/@livizheng)

Pantau.com - Livi Zheng akan memberikan hak jawabnya terkait pemberitaan mengenai dirinya yang dimuat di media online Tirto.id berdasarkan hasil mediasi dengan pihak terlapor di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin (10/9/2019).

Sutradara film 'Bali : Beats of Paradise' itu merasa dirugikan dengan beberapa artikel di Tirto.id terkait dirinya yang dianggap tidak melakukan konfirmasi kebenaran terlebih dahulu dengannya.

Baca juga: Livi Zheng Laporkan 3 Media Nasional atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik

"Tadi dewan pers sudah memediasi, nanti Tirto akan meminta maaf dan saya akan melakukan hak jawab. Banyak sekali yang keliru dan nanti akan dibuat dalam hak jawab," kata Livi Zheng usai mediasi.

Livi menyoroti perihal pemberitaan dalam artikel yang dimuat Tirto.id yang menyinggung soal latar belakang keluarganya. Dia menganggap pemberitaan tersebut keliru dan perlu diluruskan.

"Makanya sudah ada kesepakatan sama Tirto, mereka minta maaf dan saya mendapatkan hak jawab," ujarnya.

Sementara itu, Arif Zulkifli selaku Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers mengatakan bahwa Livi Zheng sebagai pihak pelapor baru menyepakati hasil mediasi dengan Tirto.id sebagai salah satu terlapor.

Sedangkan dengan dua media lain, yaitu Geotimes.co.id, dan. Asumsi.co, pihak Livi Zheng masih perlu melakukan pertimbangan.

"Pihak media (teradu) setuju jika Livi akan menimbang-nimbang lebih dulu. Paling lambat hari Kamis akan di follow up lagi untuk kesepakatan damai. Kalau tidak gimana? Nanti Dewan Pers akan buat PPR (Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi). Itu sifatnya mengikat dan itu adalah hak preogratif Dewan Pers," kata Arif.

Arif mengatakan bahwa Tirto.id telah membuat pemberitaan yang mengandung opini dan menghakimi tanpa adanya konfirmasi terhadap Livi Zheng. Hal yang sama juga ditemukan dalam artikel yang dimuat oleh Asumsi.co.

"Setelah kita cek, terhadap Geotimes, dia adalah portal opini. Orang boleh beropini kan. Kalau ada orang yang keberatan kepada orang lain itu, dalam konteks ini adalah Livi. Maka bisa untuk memberikan opini lain, opini lain itu adalah bentuk hak jawab," imbuh Arif.

Baca juga: Ditanya Keterlibatannya dalam Film Walt Disney, Begini Jawaban Livi Zheng

Arif menambahkan bahwa pihak media terlapor mengaku sudah mencoba konfirmasi dengan pihak Livi Zheng, namun tidak ada jawaban'

"Dalam hal seperti itu, harus ditulis 'kami sudah menghubungi, kami sudah mendatangi tapi orangnya tidak ada' karena itu menunjukkan itikad baik dari si media untuk wawancara orang yang dituduhkan," kata dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: