Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Hati-Hati, Ini Sebab Seseorang Melakukan Perselingkuhan

Hati-Hati, Ini Sebab Seseorang Melakukan Perselingkuhan ilustrasi (foto: pixabay)

Pantau.com - Banyak alasan yang kerap digunakan seseorang untuk pergi dengan selingkuhan tanpa diketahui kekasihnya. Entah harus mengantar orang tua, menemani kakak atau adik dan salah satu yang juga paling sering dilakukan adalah urusan pekerjaan. 

Urusan pekerjaan menjadi alasan yang dapat dipercaya oleh masing-masing pasangan agar tak dicurigai. Tak heran jika banyak orang bepergian dengan alasan bekerja untuk bertemu dengan seorang wanita atau pria lain.

"Pergi ke luar kota dengan alasan bisnis memungkinkan orang untuk mencoba kehidupan fantasi," kata psikolog keluarga Christine Snyder, mengutip dari Fatherly.

Snyder mengatakan, 36 persen pria dan 13 persen wanita mengaku berselingkuh dalam perjalanan bisnis. Menurutnya, perselingkuhan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal.

Baca juga: Wuih...Tanzania Terbitkan Daftar Pria Menikah Cegah Pria Beristri Selingkuh

Salah satunya adalah kurang tidur. Sebagai contoh, sebanyak 42 persen orang yang menjalani perjalanan bisnis mengaku tak tidur dalam waktu cukup. Minuman beralkohol membuat mereka terus terjaga.

Ahli kesehatan dari Stanford Center for Sleep Sciences Anil Rama mengatakan bahwa seseorang yang tak tidur dalam waktu yang cukup cenderung mengambil keputusan yang berisiko.

"Perilaku mengambil risiko berasal dari kurang tidur dan berujung pada keputusan yang buruk. Ini juga bisa memicu seseorang untuk membohongi pasangan, berjudi, berhubungan seks, dan mengemudi dengan cepat," kata Rama.

Penelitian lain dilakukan terhadap 610 pria dan wanita. Penelitian menemukan, perselingkuhan terjadi pada orang-orang 'kuat', utamanya secara finansial.

Baca juga: Panggilan Mesra untuk Teman Sekantor Picu Terjadinya Perselingkuhan

Psikolog Nicole Prause mengatakan, orang-orang tersebut cenderung akan menutupi jejak perselingkuhannya dengan uang juga perjalanan bisnis.

"Orang yang 'kuat' secara jabatan kerja lebih mungkin melakukan perselingkuhan. Mereka memiliki kemampuan dan cenderung untuk menipu (pasangan) serta menyembunyikannya," kata Prause.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: