Pantau Flash
BPBD DKI Keluarkan Peringatan Hujan Angin di Jakarta hingga 27 Oktober
Kebakaran Terjadi di Jalan Simprug Golf II, 21 Unit Damkar Diterjunkan
Polda Metro Perpanjang Peniadaan Ganjil-Genap
Bom Bunuh Diri di Afganistan Tewaskan 24 Orang Termasuk Pelajar Remaja
Pasukan Keamanan Afganistan Tewaskan Pimpinan Senior Al Qaeda Al-Masri

Hati-Hati Polusi Juga Bisa Bikin Sakit Mata, Pakai Kacamata Saja Tak Cukup!

Hati-Hati Polusi Juga Bisa Bikin Sakit Mata, Pakai Kacamata Saja Tak Cukup! ilustrasi (foto: pixabay)

Pantau.com - Bukan hanya berbahaya bagi pernapasan dan kesehatan kulit, polusi udara juga berisiko untuk mata. Pusat rabun jauh dan penyakit mata di China Medical University, Taiwan melakukan penelitian untuk membuktikan hal tersebut. 

Hasil penelitian menyebutkan, orang yang terpapar polutan udara umum, nitrogen dioksida (NO2) dan karbon monoksida (CO), beresiko tinggi mengalami degenerasi makula.

Degenari makula merupakan kondisi di mana sel-sel retina rusak yang menyebabkan penglihatan sentral buram dan dalam beberapa kasus akhirnya bisa berdampak pada kehilangan penglihatan.

Baca juga: Kedutan Mata Kanan Bawah

Melansir dari Time, penelitian itu menganalisis data kualitas udara yang melibatkan 40.000 orang di atas 50 tahun yang tinggal di daerah perkotaan Taiwan.

Penelitian membagi partisipan menjadi empat kategori sesuai sesuai paparan polutan. 

Hasilnya, mereka yang tinggal di daerah dengan konsentrasi NO2 dan CO tertinggi memiliki tingkat degenerasi makula terkait usia.

Mereka yang terpapar NO2 hampir 200 persen lebih mungkin terkena penyakit ini. Sedangkan mereka yang terpapar CO dengan konsentrasi tertinggi menunjukkan potensi resiko 84 persen.

Sementara itu, orang yang terpapar pada tingkat sedang dari kedua polutan tersebut tak menunjukkan resiko secara signifikan .

Baca juga: Firasat Haid

"Tapi apa yang tampaknya menunjukkan adalah bahwa jika eksposur melampaui ambang tertentu, risikonya mulai muncul. Jadi di bawah ambang itu, mungkin kita baik-baik saja," kata salah satu peneliti Suh-Hang Hank Juo. 

Juo melakukan penelitian ini dan fokus pada degenarasi makula lantaran makula atau rangkaian sel saraf di pusat retina banyak terdapat pembuluh darah. Sedangkan polutan NO2 dan CO dibawa melalui aliran darah.

Ia menjelaskan, NO2 dan CO dapat merusak sel dengan menciptakan molekul reaktif atau radikal bebas yang bisa merusak saraf mata ataupun otak.

Ia menyebut, apabila seseorang ingin menghindari paparan polutan agar tak merusak mata dengan menggunakan kacamata, hanyalah sia-sia. Hal tersebut karena polutan yang merusak sel makula tak akan masuk melalui mata tapi lebih mungkin masuk ke sistem darah setelah dihirup.

Ia menghimbau, cara terbaik untuk mengurangi hal ini adalah berjalan atau jogging di daerah-daerah yang tak banyak polutannya dan menghindari jam-jam dimana jalanan ramai.

Tim Pantau
Sumber Berita
Time.com
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: