Pantau Flash
Jepang Jalani 'The New Normal' Usai Status Darurat COVID-19 Dicabut
Peneliti LIPI Prediksi Warga yang Kembali ke Jakarta Sedikit
Ketegangan AS- China buat Rupiah Melemah Rp14.755 per Dolar
Erick Thohir: 90 Persen BUMN Terdampak COVID-19
YLKI: Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah

Ibu, Adalah 'Kuncen' Pola Makan Anak

Ibu, Adalah 'Kuncen' Pola Makan Anak Ilustrasi anak makan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Menurut Kepala Divisi Perkembangan Anak, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, Dr. Ir. Dwi Hastuti, M.Sc, sosok Ibu berperan penting dalam menentukan panganan aman dan sehat bagi anak yang dimulai sejak anak dalam kandungan.

"Ibu adalah 'first educator' yang utama dan pertama bagi anak-anak. Sehingga, kontak pertama anak terhadap kebutuhan zat gizi dimulai sejak dirinya berada dalam kandungan ibu, termasuk transmisi sosial dan emosinya. Apa yang dikonsumsi ibu akan dikonsumsi pula oleh anak, ungkap Dr. Dwi di Jakarta, Rabu 19/12/2018).

Ia mengatakan bahwa anak akan melihat pola, kebiasaan, serta tata cara makan ibu dan akan mencontohnya.

Baca juga: Orangtua Jangan Lagi Larang Anak Makan Es Krim

"Sehingga, makanan yang disajikan setiap hari itu sebaiknya beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Jadi, jangan mengikuti kemauan anak saja," ujar Dr. Dwi.

Kendati demikian, sambungnya, orangtua tidak boleh menerapkan memaksa anak seolah-olah dirinya memiliki otoritas.

Baca juga: Ini Tanda Anak Kekurangan Asupan Makanan Bergizi

Sebaiknya, biarkan anak memiliki idenya sendiri untuk membuat pilihan makanannya sendiri sesuai kebutuhannya.

"Ibu dapat memberikan penjelasan yang masuk akal mengenai pilihan makan anak. Misalnya, saat anak menolak makan ikan dengan alasan berbau amis. Katakan kepadanya bahwa ikan itu kaya akan protein dan omega 3. Selanjutnya, ibu mencari tahu bagaimana mengolah ikan tanpa bau amis," ujarnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Rifeni

Berita Terkait: