Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Ibunda Meninggal Dunia, Rio Febrian Ungkap Penyesalan

Headline
Ibunda Meninggal Dunia, Rio Febrian Ungkap Penyesalan Rio Febrian (Foto: Instagram/@riofebrian25)

Pantau.com - Penyanyi Rio Febrian tengah berduka karena sang bunda, Nancy Kosakoy, meninggal dunia di Malang sekitar pukul 19.05 WIB, pada Senin 16 September 2019..

Kabar mengenai kepergian ibunda dari Rio Febrian diketahui dari unggahan Insta Story Sabria Kono yang merupakan istri dari Rio Febrian.

"Turut berduka cita atas wafatnya Ibu Nancy (mama dari Rio Febrian). Doa terbaik untuk Ibu Nancy dan keluarga yang ditinggalkan. Amin," tulis Sabria.

Baca juga: Sammy Simorangkir, Marcell Siahaan, dan Rio Febrian Siap Bikin Baper di Konser 'Perjalanan Cinta Part 2'

Sabria juga menyertakan foto-foto terakhirnya bersama ibunda dari Rio Febrian dalam unggahannya tersebut. Diketahui saat ini, Rio dan Sabria masih berada di Budapest, Hongaria.

Dalam sebuah video Insta Story yang diunggah, Sabria mengatakan mereka akan langsung menuju Malang setelah transit dulu ke Jakarta.

"Sekarang masih tungguin Rio untuk tiba ke Jakarta untuk menuju ke Malang. Kayaknya besok Oma bareng-bareng sama kita lagi dan sekarang dia (mendiang Nancy) masih ada di lemari pendingin untuk tungguin Rio," ujar Sabria.

Sementara itu, Rio Febrian dalam akun Instagram @riofebrian25, mengungkapkan penyesalannya karena tidak ada di saat terakhir ibunya pergi.

"Maaf ya, Ma, Rio enggak ada saat terakhir mama karena harus kerja. Ini Rio langsung pulang, ya, Ma, cari tiket. Kita ketemu dulu, ya, Ma. I love you, Mama," tulis Rio.

Baca juga: Punya Bakat Bermusik, Anak Rio Febrian Tolak Jadi Penyanyi

Rio juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan doa kepada mendiang ibunya dan memohon maaf karena tidak bisa membalas satu-satu pesan doa yang dikirimkan kepadanya.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty