Pantau Flash
Jokowi Akhirnya Cabut Perpres Izin Investasi Miras
Genap Satu Tahun Pandemi, 2 Kasus Mutasi COVID-19 Inggris Ditemukan di Indonesia
Bayern Munchen Berhasil Mendapatkan Bek Kiri Reading Omar Richards
Baku Tembak dengan TNI-Polri, 2 Teroris MIT Poso Tewas
Update COVID-19 RI: Kasus Positif Naik 6.680 dengan Total 1.341.314

Ingat! 5 Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi saat Sedang Lapar

Headline
Ingat! 5 Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi saat Sedang Lapar Ilustrasi Makan. (Foto: Times Of India)

Pantau.com - Apa kamu termasuk tipe orang yang selalu merasa lapar sehingga makan dengan membabibuta? Makan terlalu sedikit atau melewatkan waktu makan bisa membuat kita makan terlalu banyak dan akhirnya menyantap camilan tinggi kalori.

Namun harus kamu ingat, ada beberapa makanan yang ternyata tidak baik dikonsumsi saat perut sedang dalam keadaan kosong. Makanan itu justru akan membuat kamu lebih lapar, badanmu terasa tidak enak dan bahkan lebih parahnya akan menganggu pencernaan dan lambung.

Berikut adalah lima makanan yang tidak dianjurkan untuk dimakan saat perut sedang dalam keadaan lapar.

Baca Juga: Yakin Konsumsi Buah dan Sayur Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya

1. Keripik


Keripik. (Foto: iStock)

Saat makan camilan asin seperti keripik, makanan itu hanya memuaskan salah satu bagian dari lambung. Akibatnya, kamu malah ketagihan dan tidak ingin berhenti makan.

2. Jus Jeruk


Jus Jeruk. (Foto: iStock)

Minuman berbahan jeruk bisa meningkatkan kadar gula darah dan memberi rasa kenyang sesaat.

3. Makanan Pedas


(Makanan Pedas. (Foto: sajian sedap)

Makanan pedas dapat memicu iritasi pada sistam percernaan dan lapisan lambung.

Baca Juga: Rambut Kamu Rontok? Bisa Jadi Karena Kurang Vitamin D

4. Kopi


Kopi. (Foto: shutterstock)

Kopi membuat lambung memproduksi lebih banyak asam dan meningkatkan peradangan pada lapisan lambung.

5. Soda Diet


Minuman Soda. (Foto: frezisoda)

Minuman soda mengandung pemanis buatan dan tidak mengenyangkan perut. Jadi lebih baik kamu jangan konsumsi makanan ini sebelum makan.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - ANU