Pantau Flash
Mahathir Mohamad Mundur Sebagai Perdana Menteri Malaysia
WNI di Diamond Princess: Pak Jokowi, Jangan Biarkan Kami Mati Perlahan
Asap Tebal Selimuti Gedung DPR RI
Melonjak Rp5.000, Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi
Bappenas dan Denmark Kolaborasi dalam Pengembangan Ekonomi Sirkular

Ini 5 Alat Musik Khas Kalimantan Timur, Calon Ibu Kota Baru Indonesia

Ini 5 Alat Musik Khas Kalimantan Timur, Calon Ibu Kota Baru Indonesia Ilustrasi kedire (Foto: jelajahsamboja.com)

Pantau.com - Kalimantan Timur tengah jadi buah bibir karena jadi lokasi baru ibu kota negara Indonesia. Rencananya, pemindahan ibu kota akan dilakukan pada lima tahun mendatang, atau sekitar tahun 2024. 

Presiden Joko Widodo berkata, nantinya lokasi ibu kota baru ada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. 

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur, " kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ini Dia 5 Hantu Khas Kalimantan yang Menyeramkan

Jika kamu berencana pindah ke sana dan ingin menyalurkan hobi bermusik, kamu harus tahu dong alat musik khas Kalimantan Timur. Berikut daftarnya:

1. Jantung Utang

Jantung utang (Foto: tradisikita.my)

Jatung Utang adalah alat musik tradisional khas dayak Kalimantan Timur. Alat musik Jatung Utang merupakan alat musik pukul sejenis gendang besar yang panjangnya kurang lebih 3 m, dengan diameter kurang lebih 50 cm. Alat musik tradisional ini digunakan untuk tanda atau isyarat pada penyelenggaraan upacara-upacara adat dan agama.

Jatung utang ada juga yang berupa seperti gambang, terbuat dari batangan kayu yang satu sama lainnya dirangkai dan diikat dengan tali. Tiap lempengan kayu yang tersusun tersebut memiliki nada tersendiri.

Cara memainkannya adalah dengan cara dipukul menggunakan 2 buah batang kayu yang terpisah, sehingga kedua tangan (kanan dan kiri) berfungsi aktif. Jatung Utang digunakan sebagai alat pendukung pengiring upacara adat dan tarian daerah.

2. Kedire


Kedire (Foto: semuatentangprovinsi.blogspot)

Kedire adalah alat musik tiup seperti terompet. Nada yang keluar diatur dari tempurung kelapa yang ada di tubuh kedire. Biasanya, ia dimainkan pada saat upacara adat.

Nada yang dihasilkan adalah pentatonik (lima not per oktaf). Alat musik tradisional asal Kalimantan Timur ini biasanya dimainkan sebagai pengiring lagu, tarian atau hiburan teater tutur (nyanyian yang liriknya berupa nasihat atau pengingat) dan upacara adat lainnya.


3. Sampe

Sampe (Foto: silontong.com)

Alat musik ini biasa dimainkan saat pelaksanaan upacara adat. Sampe juga digunakan untuk media dalam meluapkan perasaan, entah itu saat merasa gembira, rindu atau perasaan sedih dan duka. Ada istilah ketika sampe dimainkan pada siang hari, maknanya berbeda dengan sampe yang dimainkan saat malam hari.

Sampe yang dimainkan pada siang hari katanya untuk menggambarkan senang, sedangkan yang dimainkan di malam hari biasanya menghasilkan suara sendu seakan pemainnya membagikan penderitaan dan kesedihan yang sedang ia alami.

Baca juga: 7 Hal yang Terjadi pada Jakarta Jika Tak Lagi Jadi Ibu Kota Indonesia

4. Uding

Uding (Foto: tradisikita.my)

Uding juga merupakan alat musik khas Kalimantan Timur. Cara memainkannya cukup mudah. Kamu cukup meniupnya untuk menghasilkan nada-nada. Uding artinya adalah getaran dalam mulut, itulah mengapa suku Dayak Kenyah menamainya uding.

Bentuk alat musik Kalimantan Timur ini seperti mata pisau, bisa ditemukan di daerah Sekatak Buji dam Sekatak Bengara. Panjangnya 22 cm, lebar 1 cm dan sangat tipis.

Pada dahulu kala, Uding dibunyikan saat upacara adat, dengan tujuan agar roh jahat tidak mengganggu jalannya upacara. 


5. Klentangan

Klentengan (Foto: semuatentangprovinsi.blogspot)

Sekilas kelentangan mirip dengan alat musik Xylophone atau bahkan gamelan Jawa. Namun yang berbeda, kelentangan terdiri dari 6 buah tumpukan kecil yang disusun rapi di sebuah tempat sudah dibentuk dan diukur sesuai ukuran dan urutan nadanya.

Tiap instrumen nada berbeda entah itu mayor atau minor, alat pemukulnya berupa 2 batang kayu. 

Klentangan terbuat dari logam dan tempatnya terbuat dari kayu yang bergelombang, kuat, ringan dan mudah dibentuk.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Ragam