Pantau Flash
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International

Ini Deretan Kejadian Horor saat Halloween yang Berujung Maut

Ini Deretan Kejadian Horor saat Halloween yang Berujung Maut Ilustrasi Halloween. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Halloween atau Hallowe'en adalah suatu perayaan yang dapat dijumpai di sejumlah negara pada tanggal 31 Oktober. Festival Halloween dirayakan dengan menggunakan kostum-kostum seram. 

Anak-anak berkeliling ke rumah tetangga sambil mengucapkan "Trick or Treat" yang berarti "Beri kami coklat atau kami jahili". Namun, beberapa kejadian menyeramkan terjadi saat Halloween, berikut 5 peristiwa yang berujung maut saat perayaan Halloween.

1. Insiden Penembakan


Ilustrasi rumah. (Foto: Mark Zhyhman/Shutterstock)

Pada 1992, seorang mahasiswa Jepang berusia 16 tahun di Baton Rounge, Louisiana, mengalami hal mengerikan setelah membunyikan bel dalam pesta Halloween, menurut Japan Today.

Yoshihiro Hatori yang tidak begitu kenal dengan para tetangganya, merayakan pesta Halloween dengan temannya ke rumah tetangganya, Rodney Pearis, yang disambut dengan todongan sebuah 44 Magnum revolver. Meskipun Hattori dilaporkan telah mengatakan 'kami di sini untuk pesta', namun Peairs mengklaim khawatir akan hidupnya dan memerintahkan untuk keduanya diam.

Baca juga: Duh, Perawat Ini Dipecat Usai Kenakan Kostum Beyonce ke Pesta Halloween

Hattori yang salah paham, mendekati tetangganya itu, dan disambut tembakan. Usai diinterogasi pelaku dibebaskan dari kasus pembunuhan. Belum diketahui kostum jenis apa yang digunakan Hattori sehingga membuat tentangganya bereaksi seperti itu.

2. Kebocoran Gas


Ilustrasi sepatu ice skating. (Foto: John Areharts/Shutterstock)

Pada Halloween 1963, Indiana State Fair mengadakan Holidays on Ice, pameran skating yang dibuka umum untuk masyarakat. Namun, pameran itu berakhir dengan mengerikan, tanpa sepengetahuan penyelenggara di Indiana State Fairgrounds Coliseum, gas propana telah bocor sebuah tangki dan menyebar ke dalam ruangan dengan ventilasi yang buruk.

Selama proses evakuasi yang disebut sebagai Mardis Gras, gas propana mulai membakar sejumlah barang dan membuat ledakan yang mendorong penonton dari kursi mereka. Korban tewas dalam peristiwa itu mencapai 74, dengan 400 lainnya terluka.

3. Prank Berujung Maut


Ilustrasi mobil. (Foto: Vitaly Alyabyev/Shutterstock)

Tradisi melempar telur saat Halloween merupakan lelucon umum yang tidak berbahaya, namun berubah menjadi suatu tindakan yang berujung pada maut. Karl Jackson, seorang pria berusia 21 tahun di Morgan Stanley, biasanya tak pernah meninggalkan rumahnya saat Halloween karena ia pikir itu akan berbahaya. Namun, pada 31 Oktober 1995, rasa takutnya menjadi kenyataan, menurut laporan The New York Times. 

Baca juga: Kok Bisa, Pakai Kostum Terminator ke Pesta Halloween Ditangkap Polisi

Jackson memutuskan meninggalkan rumah untuk menjemput anak dari pacarnya dari sebuah pesta. Dalam perjalanan, sekelompok remaja melemparkan telur ke mobilnya. Tak terima dengan tindakan itu, Jackson keluar untuk menghadapi mereka. Tapi saat ia kembali ke mobil, salah satu pelaku prank itu menodongkan pistol ke kepalanya dan menembaknya.

4. Dekorasi Halloween 


Ilustrasi pohon. (Foto: Shishka4/Shutterstock)

Terdapat yang mengerikan dalam dekorasi Halloween di Frederica, Delaware, pada 2005 silam. Selama berjam-jam, orang-orang yang lewat hanya menggagumi dekorasi tubuh yang digantung di atas pohon. Tapi kenyataannya, tubuh itu adalah yang nyata. Polisi menduga bahwa seroang wanita telah melakukan bunuh diri pada malam sebelumnya.

5. Permen Beracun


Ilustrasi permen. (Foto: Ann Yuni/Shutterstock)

Salah satu kisah Halloween yang menakutkan adalah pembunuhan Timotius O'Bryan di 1974. Seorang bocah yang berusia delapan tahun dari Deer Park, Texas, harus meninggal dunia pada malam Halloween usai menelan permen beracun.

Yang lebih mengerikan lagi, pelaku pemberi permen beracun bukanlah tetangganya, melainkan ayah kandungnya sendiri, yang berusaha mendapatkan asuransi dari kematian anaknya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: