Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Ini Deretan Pahlawan Wanita yang Terlupakan, Ingat Sejarah!

Ini Deretan Pahlawan Wanita yang Terlupakan, Ingat Sejarah! Ilustrasi pahlawan wanita. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Peran serta perjuangan yang ditunjukkan oleh para pejuang wanita demi kemerdekaan Republik Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata.

Perjuangan hingga tetes darah terakhir pun terus dilakukan demi berkibarnya sang Saka Merah Putih. 

Oleh karena itu, Sobat Pantau yang saat ini menikmati kemerdekaan tidak boleh sampai melupakan nama-nama para pejuangan perumpuan Tanah Air. Namun dari sekian banyak pejuang, ternyata ada beberapa yang justru kini sudah terlupakan seperti dilansir dari Wanita.me:

1. Laksamana Malahayati


Laksamana Malahayati. (Foto: Istimewa)

Malayahati merupakan seorang gadis dari Kesulitan Aceh yang memiliki nama asli Keumalahayati. Ia pernah memimpin 2.000 pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan syahid) berperang melawan kapal dan benteng Belanda pada 1599. 

Malayahati saat itu berhasil membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran tunggal. Atas keberaniannya tersebut, ia pun mendapat gelar Laksamana. 

Baca Juga: Ternyata Ini Arti Mimpi Digigit Anjing, Bisa Berefek Negatif Lho!

2. Martha Christina Tiahahu

a

Martha Christina Tiahahu. (Foto: Istimewa)

Martha merupakan pahlawan perempuan dari Maluku yang turun langsung ke medan pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura, pada 1817. Meski masih remaja, ia ternyata terkenal sebagai gadis pemberani. 

Martha sempat meneruskan bergerilya di hutan sampai akhirnya tertangkap dan diasingkan ke Pulau Jawa. Ia pun akhirnya menemui ajalnya di Kapal Perang Eversten. Kemudian, jasadnya diluncurkan di Laut Banda dengan penghormatan militer pada 2 Januari 1818. 

3. Maria Walanda Maramis


Maria Walanda Maramis. (Foto: Istimewa)

Jika menyebut pahlawan perempuan, Sobat Pantau pasti langsung teringat dengan sosok Raden Ajeng Kartini dari Tanah Jawa. Dimana R.A Kartini menjadi pahlawan dalam mengangkat harkat dan martabat seorang perempuan di zamannya. 

Namun di Sulawesi Utara, ternyata juga ada pahlawan perempuan yang terlupakan bernama Maria Walanda Maramis. Beliau merupakan pahlawan perempuan yang berusaha untuk mengembangkan keadaan wanita di awal abad 20. Ia dianggap sebagai pendobrak adat, pejuangan kemajuan, serta emansipasi perempuan di dunia politik dan pendidikan. 

Baca juga: Pernah Alami Kejatuhan Cicak? Bisa Jadi Pertanda Sial Lho

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra