Ini Gejala Perilaku Antisosial pada Anak. Salah Satunya Cenderung Bersikap Impulsif!

Ilustrasi. Foto : (Pinterest)

Pantau – Berdasarkan penelitian didapatkan sebanyak 63,4% dari 350 pelajar memiliki kecenderungan untuk berperilaku antisosial dan lebih banyak didapatkan pada pelajar laki-laki. NCBI melansir bahwa  kriteria antisosial biasanya terjadi sejak umur 15 tahun. Berikut beberapa di antara ciri-cirinya. 

1. Cenderung bersikap impulsif

Sikap impulsif itu tentunya membawa banyak dampak buruk, sebab anak tidak mempertimbangkan setiap tindakan dan ucapannya dengan matang. Bukan tidak mungkin jika anak akan melakukan apa yang disukainya, tanpa berpikir mengenai risiko atau konsekuensi yang mungkin terjadi. Sayangnya banyak orang-orang yang salah tangkap mengenai hal ini, sebab hanya menganggap bahwa anak mengalami labil saja.

2. Berbicara suka bohong

Kebohongan ini bahkan biasanya dilakukan untuk membela diri sendiri atau pun untuk menyebabkan kerugian pada orang lain. Bahkan anak-anak dengan gangguan antisosial ini tak akan perduli dengan apa yang telah dilakukannya, sehingga seolah tidak menyesalinya.

3. Kurang merasa empati

Anak-anak dengan gangguan antisosial akan sangat sulit sekali dalam menyadari kesalahannya. Alasannya karena mereka memiliki karakter yang kurang berempati pada orang lain. Bahkan bisa jadi hal ini membuat anak-anak jadi mudah menyelewengkan posisinya, sehingga dapat merampas hak milik orang lain.

4. Terlalu agresif

Biasanya anak-anak yang antisosial akan sangat mudah meluapkan amarahnya yang berapi-api. Bahkan tidak ragu bertindak agresif dengan menekankan pada kekerasan.

5. Memiliki riwayat tindakan melawan hukum

Orang tua perlu waspada jika anak memiliki riwayat kenakalan dan tindakan melawan hukum, seperti mencuri dengan sengaja, merusak barang atau properti di ruang publik. Jika tidak ditangani secepat mungkin, anak dengan gangguan perilaku antisosial tidak dapat terlepas dari tindak kriminal dan mungkin pada saat dewasa akan dengan mudah melakukan kejahatan.

Tim Pantau
Editor
Annisa Indri Lestari