Pantau Flash
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Ini Kemustajaban Doa Sepertiga Malam Terakhir yang Dinanti Allah SWT

Ini Kemustajaban Doa Sepertiga Malam Terakhir yang Dinanti Allah SWT Ilustrasi berdoa. (Pixabay)

Pantau.com - Sebuah hadist Nabi Muhammad SAW bersabda, Allah SWT akan mengabulkan doa manusia pada sepertiga malam terakhir. Namun sayangnya, hal itu terkada dilewatkan dengan mata terlelap.

Mengapa Doa Sepertiga Malam Terakhir Paling Baik?

Lalu, mengapa sepertiga malam terakhir tersebut menjadi waktu paling baik untuk berdoa? Ternyata, sepertiga malam terakhir, Allah SWT turun dari langit ke bumi dan memberikan waktu kepada hambanya untuk memohon dan meminta ampun.

Baca juga: Infografis 5 Musisi Ini Rela Tinggalkan Band dan Mantap Berhijrah

Menurut Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

“Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” (HR. Muslim no. 757)

Kemudian ada pula dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758). 

Catatan: Waktu malam mulai dihitung dari tenggelamnya matahari (waktu Maghrib) hingga terbit fajar Subuh.

Jika waktu Maghrib kira-kira pukul 18.00 dan waktu Subuh pukul 05.00, berarti waktu malam ada sekitar 11 jam. Dan waktu sepertiga malam terakhir dimulai kira-kira jam 1 dini hari.

Baca juga: 5 Ustaz Milenial Ini Bikin Kaum Muda Yakin Berhijrah

Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Widji Ananta
Category
Ragam

Berita Terkait: