Pantau Flash
Genap Satu Tahun Pandemi, 2 Kasus Mutasi COVID-19 Inggris Ditemukan di Indonesia
Bayern Munchen Berhasil Mendapatkan Bek Kiri Reading Omar Richards
Baku Tembak dengan TNI-Polri, 2 Teroris MIT Poso Tewas
Update COVID-19 RI: Kasus Positif Naik 6.680 dengan Total 1.341.314
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Jangan Anggap Remeh! Tidur Siang Bisa Turunkan Resiko Penyakit Jantung

Jangan Anggap Remeh! Tidur Siang Bisa Turunkan Resiko Penyakit Jantung Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Penelitian baru menyebutkan bahwa tidur siang bukan kebiasaan malas. Jika dilakukan dalam waktu yang cukup, tidur siang justru baik untuk kesehatan jantung.

Sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Heart, para peneliti menemukan bahwa orang dewasa di Swiss yang melakukan satu atau dua hari tidur siang setiap minggu memiliki risiko lebih rendah dari masalah jantung, termasuk penyakit jantung dan stroke.

Hal itu disebabkan kurang tidur merupakan salah satu penyebab sejumlah masalah kesehatan, termasuk masalah kardiovaskular. Sehingga tidur siang bisa sebagai pengganti tidur malam yang hilang untuk menjadikan tubuh tetap sehat.

Baca juga: Jangan Kelamaan! Ini Waktu Ideal untuk Tidur Siang

Melansir dari Time, penelitian biru dilakukan terhadap 3.500 orang dewasa di Swiss berusia 35 hingga 75 tahun. Mereka memberikan informasi kepada para peneliti tentang kebiasaan tidur siang, tidur malam hari, informasi demografi dan gaya hidup juga menjalani serangkaian tes medis untuk menilai kesehatan mereka secara keseluruhan. 

Lebih dari separuh peserta mengatakan mereka belum tidur siang selama seminggu sebelum penelitian dimulai. Sementara 667 lainnya mengatakan mereka tidur siang sebanyak satu atau dua hari seminggu, 411 orang mengatakan tidur siang tiga hingga lima hari seminggu. Sisanya 370 mengatakan tidur siang sebanyak enam hingga tujuh hari seminggu.

Selama delapan tahun masa tindak lanjut, 155 orang memiliki masalah jantung. Para peneliti menemukan bahwa orang yang hanya tidur siang satu atau dua hari per minggu memiliki risiko lebih rendah terhadap masalah kardiovaskular dibandingkan yang tidak tidur siang.

Baca juga: 5 Manfaat Tidur Siang yang Tak Banyak Orang Sadari

Kurang tidur adalah faktor risiko yang diketahui untuk kondisi termasuk obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung dan tekanan mental, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S. 

Jadi tidur siang dapat membantu sekitar sepertiga orang Amerika yang tidak mendapatkan istirahat minimum tujuh jam yang disarankan per malam.

Studi baru memang menemukan pengecualian untuk orang dewasa yang 65 tahun ke atas. Mereka tidak melihat manfaat kesehatan jantung yang terkait dengan tidur siang, mungkin karena mereka cenderung memiliki lebih banyak masalah kesehatan dan tidur siang untuk waktu yang lebih lama daripada orang dewasa yang lebih muda, menurut penelitian.

Tim Pantau
Sumber Berita
Time.com
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: