Kapolsek Sidayu Didesak Minta Maaf usai Sebut Om-om Cium Anak Bukan Pelecehan

Headline
Aksi seorang pria mencium anak perempuan di bawah umur tertangkap kamera CCTV (Tangkapan layar)Aksi seorang pria mencium anak perempuan di bawah umur tertangkap kamera CCTV (Tangkapan layar)

Pantau.com – Telah viral sebuah video CCTV yang merekam aksi seorang pria mencium anak perempuan di bawah umur hingga dua kali di sebuat toko di Sidayu, Gresik.

Kendati, Polsek Sidayu tidak memproses kasus tersebut lebih lanjut karena menilai bahwa itu bukanlah pelecehan seksual.

“Anggota kami juga sudah datang ke rumah korban, namun pihak keluarga tidak mau membuat laporan. Oleh karena itu, kami tidak bisa melakukan upaya tindak lanjut karena tidak ada dasar laporannya,” kata Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam.

“Menurut saya, namanya pelecehan seksual itu dia buka baju. Nah, kriteria itu,” lanjutnya.

Khairul menambahkan bahwa anak itu juga tidak melakukan perlawanan.

“Dia itu juga nggak nangis. Kalau nangis kan waktu itu seketika juga orang tuanya tahu. Menurut saya, (pelaku) tidak melakukan pelecehan,” jelas Khairul.

Penyataannya itu sangat disayangkan oleh Siti Mazdafiah, yang merupakan aktivis perempuan asal Surabaya.

Menurutya, kasus itu sudah jelas masuk kategori pelecehan seksual terhadap anak.

Siti pun meminta pihak aparat untuk meminta maaf atas pernyataannya.

Aparat maupun orang tua, menurut Siti, harus menambah wawasan terkait pelecehan maupun kekerasan seksual.

Apalagi saat ini Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan Undang-Undang Perlindungan Anak (UU PA) sudah diterbitkan.

Soal anak yang disebut hanya diam dan tanpa perlawanan, menurut Siti, anak yang jadi korban pelecehan seksual memang biasanya hanya terdiam.

“Apabila anak merasa sudah ‘dilanggar otoritas tubuhnya’ maka dia akan merasa direndahkan, merasa kotor, yang kemudian berdampak pada keberhargaan diri si anak. Kemudian, anak akan merasa rendah diri. Anak yang rendah diri tidak dapat menjalani kehidupan selanjutnya dengan bahagia dan sulit memperoleh pencapaian-pencapaian,” jelasnya.

Tim Pantau