Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Kelebihan Kalsium? Awas, Tubuh Kamu Bisa Alami Hal Ini

Kelebihan Kalsium? Awas, Tubuh Kamu Bisa Alami Hal Ini Ilustrasi Tubuh Lelah. (Foto: shutterstock)

Pantau.com - Kalsium adalah mineral yang diperlukan untuk membuat gigi dan tulang menjadi kuat, dan memegang peranan penting dalam kontraksi otot, produksi hormon, dan menjaga otak serta fungsi saraf.

Jumlah kalsium yang dibutuhkan dalam tubuh antara 9-11 mg/dl. Jika lebih dari itu, maka keseimbangan sistem dalam tubuh akan terganggu. Kondisi di mana tingkat kalsium darah di atas normal disebut hiperkalsemia. Jika masih ringan mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda khusus pada tubuh.

Sementara untuk kasus hiperkalsemia sedang hingga tingkat yang parah, tanda-tanda yang terlihat diantaranya adalah mual dan muntah, serta konstipasi.

Baca Juga: Selain Susu, Jenis Makanan Ini Sangat Cocok untuk Cukupi Kalsium Tubuh

Tanda lainnya adalah irama jantung yang tidak normal. Peningkatan kadar kalsium yang akut menyebabkan impuls elektrik menjadi abnormal.

Hiperkalsemia yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan batu ginjal. Kristal kalsium fosfat mengendap dalam ginjal yang berakibat pada kerusakan ginjal.

Selain itu, tanda kelebihan kalsium pada tubuh adalah rasa haus berlebihan. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar akibat pembentukan urine meningkat.

Baca Juga: Rutin Konsumsi Suplemen Bukanya Sehat Tapi Bisa Memicu Stroke

Tanda-tanda lain seperti kulit kering dan bibir pecah-pecah juga dapat dilihat pada penderita hiperkalsemia, karena ketidakseimbangan antara asupan air dan yang dikeluarkan.

Kemudian, mudah lelah dan otot menjadi lemah. Hal ini umum dialami oleh pasien hiperkalsemia. Kondisi ini terjadi karena penurunan rangsangan saraf dengan peningkatan ion kalsium.

Dalam kondisi terparah, hiperkalsemia dapat menyebabkan koma. Hiperkalsemia berat di atas 15-16 mg/dl dianggap sebagai darurat medis yang akan mengakibatkan koma.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - ANU
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: