Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Kenali Gejala Tiroid Sejak Dini

Kenali Gejala Tiroid Sejak Dini Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Jika Anda mengalami masalah saat menelan padahal tidak batuk, coba periksa lebih seksama apakah ada benjolan di leher bagian depan sebelah bawah, untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan tiroid.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Pondok Indah – Puri Indah, dr M. Ikhsan Mokoagow, Sp. PD, M.Med.Sci mengatakan, tiroid yang mengalami gangguan bisa memunculkan kelainan bentuk, bisa juga fungsi dan bahkan keduanya.

Baca juga: Hati-hati, 5 Kebiasaan Kecil Ini Ternyata Sangat Merusak Mata

"Untuk yang kelainan bentuk, kelihatan. Periksa benjolan (di leher bagian depan sebelah bawah) bergerak naik dan turun tidak saat menelan. Kalau iya, kemungkinan besar gangguan tiroid," kata dia dalam seminar media di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Jika hal ini terjadi, sebaiknya segera periksa kondisi ke dokter untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan dini sehingga tak berdampak semakin buruk untuk tubuh, salah satunya gagal jantung.

Ikhsan memaparkan, hormon tiroid mengatur kecepatan bekerja sel-sel tubuh. Bila hormon ini dihasilkan dalam jumlah terlalu banyak, maka aktivitas sel dan organ-organ tubuh seseorang akan meningkat.

Contohnya, denyut jantung menjadi cepat atau aktivitas usus meningkat sehingga seseorang akan buang air besar lebih sering atau bahkan mengalami diare. Kondisi ini disebut hipertiroid.

Pada hipertiroid, penderita umumnya juga mengalami gejala lain seperti sesak napas ketika beraktivitas, kelelahan, lebih tahan suhu dingin atau tidak tahan suhu panas, keringat berlebihan.

Gejala lainnya, keringat berlebihan, nafsu makan meningkat namun mengalami penurunan berat badan karena pembakaran lebih banyak.

Baca juga: Penelitian di Taiwan Temukan Polusi Udara Bisa Akibatkan Sakit Mata

Sebaliknya, bila hormon tiroid yang dihasilkan terlalu sedikit, sel-sel dan organ tubuh akan melambat. Sebagai contoh, denyut jantung lambat daripada denyut normal dan aktivitas usus dapat menurun sehingga terjadi sembelit.

"Kadang gejala tidak disadari karena munculnya samar-samar (terutama yang mengalami kelainan fungsi tiroid)," kata Ikhsan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: