Pantau Flash
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona

Ketika Afgan Tak Mampu Bernyanyi Lagi

Ketika Afgan Tak Mampu Bernyanyi Lagi Afgan Syahreza (Foto: Pantau.com/Ryan Cesario)

Pantau.com - Penyanyi Afgan Syahreza akan menandai 10 tahun karirnya di dunia musik dengan mengadakan konser di Kuala Lumpur.

Beda dengan konser-konsernya terdahulu, dalam konsernya yang akan diadakan pada tanggal 3 November nanti, ia akan menampilkan sesuatu yang berbeda dan spesial.

Ditemui saat latihan di Erwin Gutawa studio musik di daerah Antasari, Jakarta Selatan, Afgan mengaku akan menceritakan suka dukanya selama sepuluh tahun berkarir di dunia tarik suara. Penyanyi berkacamata itu akan bercerita tentang momen terberat selama karirnya.

"Konser 'Dekade' ini banyak yang beda. Dari segi musik, stage, yang pasti semuanya beda. Tapi pesannya saya ingin mengajak penonton lebih mengenal saya sebagai manusia biasa. Banyak hal yang mau saya sampaikan. Hal-hal yang saya simpan selama sepuluh tahun ini. Banyak up and down. Banyak momen-momen gelap sebagaimana manusia biasanya, dan saya melewati semua itu di mata publik, di sorot semua orang. Saya enggak punya privasi. Cukup berat yang saya lalui selama 10 tahun ini," ungkapnya.

Tampak selalu tampil prima dan sempurna, siapa sangka Afgan pernah mengalami masa-masa terpuruk di dalam karirnya, di mana ia tak mampu bernyanyi di hadapan banyak orang. Beruntung, dirinya bisa bangkit dan pelan-pelan menata kembali hidupnya.

"Pokoknya momen paling berat adalah ketika saya merasa enggak bisa nyanyi lagi. Ada momen-momen itu. Setiap saya tampil tuh saya shaking (gemetaran), itu dinamakan anxiety ya. Itu muncul ketika saya di hadapan orang-orang banyak, tapi kalau sudah kontrak kan harus kerja, dan dengan perasaan seperti itu kan cukup berat," ceritanya.

"Itu terjadi waktu umur 24 sampai 27 tahun, itu paling berat dan sekarang sudah dilewati. Itu yang mau saya share. Karena  banyak yang tahunya saya sukses, tapi enggak tahu apa yang saya sudah lewati selama sepuluh tahun ini," tutur Afgan.

Di balik semua itu, ada pengalaman berat juga. Bisa comeback lagi karena Allah pastinya. Tadinya saya ibadahnya enggak rajin shalat. Sejak mulai punya hubungan dengan pencipta, saya jadi bisa mengontrol semua itu. Hidup saya lebih rapih. Tadinya histeris gimana, sekarang mulai tahu maunya seperti apa," sambungnya.

Afgan berharap, dengan konser tersebut penggemarnya bisa semakin lebih mengenalnya dan bisa berbagi pengalaman hidup.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Rifeni
Reporter
Ryan Cesario
Category
Ragam

Berita Terkait: