Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Konsumsi Satu Butir Telur Setiap Hari Bisa Terhindar dari Penyakit Stroke

Konsumsi Satu Butir Telur Setiap Hari Bisa Terhindar dari Penyakit Stroke Makan Telur. (Foto: womenshealth)

Pantau.com - Mengkonsumsi satu telur per hari bisa pangkas resiko stroke sampai 12 persen, demikian hasil satu studi yang didanai American Egg Board.

Temuan itu dilandasi atas kajian sistematis dan meta-analisis atas studi yang berawal antara 1982 dan 2015, yang menilai hubungan antara telu dan penyakit jantung koroner (276.000 subjek) dan stroke (308.000 subjek).

Baca Juga: Cobain Deh, Konsumsi 5 Makanan Ini Bisa Bikin Kamu Terlihat Awet Muda

Studi itu mendapatkan bahwa konsumsi satu telur per hari tak memiliki kaitan dengan penyakit jantung koroner tapi ada pengurangan 12 persen dalam resiko stroke.

Penyelidik utama Dominik Alexander dari US EpidStat Institute mengatakan penelitian lain diperlukan untuk memahami hubungan antara konsumsi telur dan resiko stroke.

Satu telur besar diperkirakan berisi enam gram protein berkualitas tinggi dan antioksidan lutein serta zeaksantin yang ditemukan di dalam kuning telur serta vitamin E, D dan A, kata studi itu.

Baca Juga: 5 Makanan Terbaik Untuk Penambah Stamina Pria

Penelitian tersebut, katanya, memberi dukungan lebih lanjut buat perubahan di dalam jurnal yang disiarkan belum lama ini 2015 Dietary Guidelines for Americans yang telah menghapuskan batasan kolesterol makanan dan sekarang meliputi konsumsi rutin telur di kalangan pilihan protein ramping.

Studi itu, yang disiarkan di Journal of the American College of Nutrition, didanai oleh American Egg Board, satu kelompok penelitian dan promosi buat industri telur Amerika Serikat.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: