Pantau Flash
Doni Primanto Joewono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
Kasus Positif COVID-19 Jadi 76.981, Nol Kasus Baru di Sembilan Provinsi
Kelly Preston Istri dari John Travolta Meninggal Dunia
Penyanyi Rap Lil Marlo Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak
Kinerja Industri Pengolahan Triwulan II-2020 Anjlok

Main Film Horor, Tatjana Saphira Ingin Lebih Variatif

Main Film Horor, Tatjana Saphira Ingin Lebih Variatif Tatjana Saphira (Foto: Instagram/@tatjanasaphira)

Pantau.com - Aktris Tatjana Saphira untuk pertama kalinya akan tampil di film bergenre horor berjudul 'Perempuan Bergaun Merah'.

Film ini diproduseri Timo Tjahjanto dan disutradarai William Chandra yang juga menggarap skenario. William Chandra sebelumnya telah melahirkan beragam judul film seperti 'Nemesis' (2009), '3 Sum' (2013), 'Sekte' (2019).

Baca juga: Tatjana Saphira Sudah Terapkan 'Sustainable Lifestyle'

Tatjana mengatakan, ini adalah tantangan baru karena dia mengambil peran di luar zona nyaman.

"Dalam memilih film, salah satu hal yang aku jadikan tolak ukur adalah pengalaman apa yang akan aku dapatkan dari film tersebut," ucap Tatjana dalam siaran resmi, belum lama ini.

"Aku ingin punya filmografi yang variatif. Supaya ketika menjalani produksinya, ada banyak hal baru yang bisa aku pelajari, ada sisi lain dari diriku juga yang bisa aku tunjukkan," lanjutnya.

Film ini bercerita tentang teka teki akan sosok arwah penasaran seorang perempuan yang kerap menghantui manusia dengan mengenakan gaun merah. Ia dikisahkan tak akan berhenti meneror hingga dendamnya terbalaskan.

Baca juga: Tatjana Saphira Senang Bisa Berbagi THR di Hari Raya Idul Fitri

Tatjana Saphira akan beradu akting dengan Refal Hady, Aufa Assagaf, Stella Cornelia, Faradina Mufti, Dayu Wijanto, Ibrahim Risyad dan Bagus Jordy Rizkyanda.

Seluruh proses pengambilan gambar 'Perempuan Bergaun Merah' telah rampung. Film produksi Frontier Pictures yang bekerjasama dengan Legacy Pictures, Brown Entertainment dan Rapi Films ini direncanakan tayang pada 2020.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: