Makna Pangkat Tituler yang Disematkan Prabowo ke Dedy Corbuzier

Headline
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto resmi memberi pangkat Letnan Kolonel (Letkol) Tituler TNI Angkatan Darat (AD) kepada Deddy Corbuzier. (Instagram Deddy Corbuzier)Menteri Pertahanan Prabowo Subianto resmi memberi pangkat Letnan Kolonel (Letkol) Tituler TNI Angkatan Darat (AD) kepada Deddy Corbuzier. (Instagram Deddy Corbuzier)

Pantau – Melalui akun Instagramnya, Deddy Corbuzier mengunggah foto sedang menerima map dari Prabowo Subianto. “Kebanggaan yang luar biasa, Penerimaan Pangkat Letnan Kolonel Tituler Angkatan Darat oleh Menhan @prabowo Yang disahkan oleh Panglima TNI @jenderaltniandikaperkasa Dan KASAD @dudung_abdurachman,” tulis Deddy Corbuzier dikutip, Jumat (9/12/2022).

Lalu apa itu Pangkat Tituler?

Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2010 Tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diatur soal penyematan pangkat. Ada Pasal 5 ayat 2 huruf b berbunyi:

“Yang dimaksud dengan ‘pangkat lokal’ adalah pangkat yang diberikan kepada seorang prajurit oleh pejabat yang berwenang guna keabsahan melaksanakan suatu tugas atau jabatan yang sifatnya sementara, seperti inspektur upacara dalam pemakaman militer, komandan upacara dalam suatu upacara militer, pembawa lambang/pataka/duaja/pusara, oditur militer, atau Hakim Militer selama proses penyidangan suatu perkara di lingkungan peradilan militer. Setelah tugas atau jabatan tersebut selesai, yang bersangkutan kembali ke pangkat semula”

Lalu, yang dimaksud dengan “pangkat tituler” adalah Pangkat yang diberikan kepada Warga Negara yang sepadan dengan jabatan keprajuritan yang dipangkunya, serendah-rendahnya Letnan Dua. Setelah yang bersangkutan tidak lagi memangku jabatan keprajuritan, maka pangkat yang bersifat tituler dicabut.

Deddy yang juga menjadi Duta Komponen Cadangan (Komcad) juga berharap bisa membawa rakyat untuk bersama membela bangsa.

“TNI BERSAMA RAKYAT NEGARA KUAT. Letnan Kolonel Tituler Deddy Corbuzier,” tulis Dedi.

Menurut Deddy, pangkat tituler sebelumnya pernah diberikan kepada almarhum Idris Sardi pada 1996.


Tim Pantau
Editor
Annisa Indri Lestari