Marcell Siahaan Sebut RUU Permusikan Tak Berdayaguna dan Cacat Hukum

Marcell Siahaan (Foto: Instagram/@marcellsiahaans)Marcell Siahaan (Foto: Instagram/@marcellsiahaans)

Pantau.com – Penyanyi Marcell Siahaan secara blak-blakan menyatakan menolak Rancangan Undang-Undang Permusikan.

Baca juga: Soal RUU Permusikan, Pengamat Musik Tirukan Jargon Anang Hermansyah

“Kalau tujuan tidak jelas, RUU cacat hukum,” ujar Marcell di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Salah satu contohnya, kata penyanyi yang dikenal dengan lagu balada itu, adalah pilihan kata ‘Permusikan’ yang mencakup tema sangat luas. Menurut Marcell, itu takkan bisa dicakup hanya dengan 54 pasal.

Selain itu, ada ketidakjelasan mengenai siapa yang akan dilindungi oleh RUU tersebut. 

“Konten, pelaku atau penikmat musik?” katanya.

“Ketidakjelasan itu membuat RUU Permusikan tidak berdayaguna,” ujar Marcell.

Oleh karena itu, ia enggan ikut protes mengenai pasal-pasal dalam RUU Permusikan karena rancangan tersebut sejak awal sudah dianggap ‘cacat’.

“Kalau RUU sudah tidak berdayaguna, tidak usah meributkan soal pasal karena dari awal sudah tidak benar,” katanya menegaskan.

Menurut Marcell, akan lebih baik untuk meninjau undang-undang yang sudah ada yang berhubungan dengan industri musik, kemudian merevisinya.

Baca juga: Marcel Siahaan Sebut RUU Permusikan Hanya Copas dari UU Perfilman

“Atau bisa bongkar (RUU Permusikan), susun dari awal dengan menentukan tujuan (yang jelas),” tuturnya.

Begitu tahu tujuannya, perlu diadakan kajian yang melibatkan banyak elemen, tidak cuma musisi-musisi, tapi ahli budaya hingga ahli hukum, demikian menurut Marcell.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang