Mau Simpan Uang di Rumah? Ikuti Tips Ini agar Tidak Dimakan Rayap

Headline
Ilustrasi Menyimpan Uang di Rumah. Foto : (Freepik)

Pantau – Belajar dari kisah pilu yang dialami penjaga SDN Lojiwetan, Solo, Jawa Tengah. Uang hasil jerih payahnya menabung selama 2,5 tahun senilai Rp50 juta sebagian rusak dimakan rayap. Memang sebaiknya menyimpan uang di bank agar aman. Namun warga di daerah khususnya pedesaan, mereka lebih menyukai menyimpan uang di rumah. 

Ada beberapa saran yang bisa dilakukan untuk menjaga uang tidak rusak walaupun disimpan di rumah. Brankas bisa menjadi tempat yang aman untuk menyimpan uang. Hanya saja, harga brangkas masih cukup mahal, sehingga banyak orang yang memilih menyimpannya di bawah kasur.

Saran lainnya, sebaiknya tempatkan uang yang akan disimpan dalam kantung plastik. Kalau perlu, gunakan plastik khusus yang bisa menjaga kualitas uang lebih baik karena tidak menempel pada lembaran yang bisa merusak tampilan fisiknya. Hindari menyimpannya di lemari kayu apalagi tanpa dibungkus dengan plastik. Karena kayu sering menjadi tempat berkembang biaknya rayap.

Selain rayap, sebenarnya risiko lain dari menyimpan uang di rumah adalah jamur. Uang yang disimpan di tempat lembab akan rentan dihinggapi jamur. Ini tentu akan merusak uang yang disimpan. Simpanlah di tempat yang kering.

Seperti saran yang dilansir dari laman banknoteworld, penting bagi penggemar uang kertas untuk memperhatikan cara penyimpanan yang benar agar tidak mengalami kerusakan. Di mana menyimpan uang sama pentingnya dengan bahan apa yang akan digunakan untuk menyimpan uang itu.

Hal utama menyimpan uang kertas di tempat yang sejuk dan kering adalah harus memastikan uang berada di tempat dengan kelembaban rendah yang disarankan antara 45 dan 55 persen. 

Uang juga tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Tidak disarankan juga untuk menyimpan uang kertas di loteng atau ruang bawah tanah karena terlalu banyak panas atau kelembaban dan mempengaruhi kualitas bahan. Pastikan suhu di tempat penyimpanan tidak melebihi 23 derajat Celsius.

Tim Pantau
Editor
Annisa Indri Lestari