Pantau Flash
Pengelupasan Uji Coba Aspal Formula E di Monas Diklaim Berhasil
Menko Luhut: Sudah Ada 30 Investor yang Berminat Garap Proyek Ibu Kota Baru
Kerusuhan Agama di India: 20 Orang Tewas hingga Masjid Dibakar Massa
Polisi Nyatakan Sertifikat Deposito Sunda Empire di Bank Swiss Palsu
OJK Kaji Ulang Produk Investasi di Bank Antisipasi Kasus Semacam Jiwasraya

Mengerikan Jika 5 Hewan Ini Bisa Bersarang di Tubuh Manusia

Mengerikan Jika 5 Hewan Ini Bisa Bersarang di Tubuh Manusia Cacing pita atau Taenia. (Foto: nikonsmallworld.com)

Pantau.com - Manusia memiliki anti bodi untuk menolak zat maupun benda asing seperti bakteri, virus termasuk hewan-hewan kecil super mikro yang ingin masuk dan hidup di tubuh manusia.

Namun, sejumlah hewan diketahui mampu hidup bahkan bersarang di tubuh manusia. Sarang hewan di dalam tubuh manusia menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan. Berikut 5 hewan yang bisa hidup dan bersarang di tubuh manusia.

1. Kutu

Kutu. (Foto: Getty Images)

Kutu merupakan salah satu serangga bersayap paling umum yang dapat menginfeksi manusia. Kutu dapat menyebabkan penyakit yang disebut Pediculosis, di mana mereka memakan darah.

Kutu betina mampu bertelur enam buah sehari dan telur ini selalu melekat dengan kuat pada rambut. Telur-telur ini akan menetas setelah kurang lebih 8 hari. Meskipun kutu dapat ditemukan pada setiap bagian tubuh manusia, fenomena kepala-kutu adalah yang paling umum di seluruh dunia.

Baca juga: Bukan Hanya Manusia, 5 Hewan Ini Juga Berhasil Mencetak Rekor Dunia

2. Human Botfly

Human Botfly. (Foto: Getty Images)

Botfly adalah lalat yang masuk klasifikasi keluarga Oestridae. Semua spesiesnya hidup secara parasit di tubuh mamalia. Dermatobia hominis adalah yang paling sering bersarang dan menghabiskan hidupnya sebagai larva di tubuh manusia, walaupun spesies lain juga bisa bersarang dan menyebabkan myiasis .

3. Cacing Gelang

Cacing gelang. (Foto: Medical News Today)

Cacing gelang atau disebut juga nematoda adalah cacing dengan bentuk tubuh bulat dan panjang. Para peneliti memperkirakan ada sekitar 500.000 spesies cacing gelang, dan hanya sekitar 60 spesies yang dapat menginfeksi manusia dan hewan sebagai parasit. 

Cacing gelang dewasa bisa hidup pada usus halus manusia. Panjang cacing gelang bisa bervariasi dari beberapa milimeter hingga dua meter. Dalam sehari, cacing gelang betina dapat bertelur hingga 200.000 telur.

4. Cacing Guinea

Cacing Guinea. (Foto: AP Photo)

Baca juga: Bukan Hanya Ular, 5 Hewan Ini Juga Punya Racun Paling Mematikan di Bumi

Larva cacing guinea hidup di dalam tubuh kutu air. Ketika manusia meminum air yang mengandung kutu air, sistem pencernaan kita membinasakannya, namun tidak mematikan larva cacingnya yang terus berkembang menjadi dewasa. 

Sementara pejantan mati setelah kawin, cacing guinea betina terus bertumbuh hingga dewasa, panjangnya bisa mencapai 60 hingga 100 sentimeter. Cacing ini kemudian menembus otot dan kulit manusia untuk mencari air agar bisa bertelur kembali.

Dalam waktu setahun cacing ini perlahan-lahan mengeluarkan diri dari tubuh manusia yang dihuninya dengan menjulurkan kepala terlebih dahulu di bagian bawah kaki atau lengan manusia yang menjadi korban.

5. Cacing Pita


Cacing pita atau Taenia. (Foto: nikonsmallworld.com)

Cacing pita Taenia tersebar secara luas di seluruh dunia. Penyebaran Taenia dan kasus infeksi akibat Taenia lebih banyak terjadi di daerah tropis karena memiliki curah hujan yang tinggi dan iklim yang sesuai untuk perkembangan parasit ini. 

Taeniasis dan sistiserkosis akibat infeksi cacing pita babi Taenia solium merupakan salah satu zoonosis di daerah yang penduduknya banyak mengkonsumsi daging babi dan tingkat sanitasi lingkungannya masih rendah, seperti di Asia Tenggara, India, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: