Pantau Flash
Stadion Klabat Jadi Kandang Persipura di Liga 1 Musim 2020
Zidane: Guardiola Pelatih Terbaik Dunia
Budi Karya: Pemerintah Akan Gelar Sayembara Desain Bandara Ibu Kota Baru
Virus Korona Telah Sampai Amerika Selatan, Brazil Konfirmasi Korban Pertama
Indonesia Keluar dari Negara Berkembang, Menperin: RI Perlu Persiapan

Menghirup Aroma Lemon Ternyata Bisa Bikin Langsing Lho!

Menghirup Aroma Lemon Ternyata Bisa Bikin Langsing Lho! Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Buah memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Salah satunya lemon. Bukan hanya segar jika dijadikan minuman, hanya menghirup buah lemon saja ternyata mampu membantu tubuh lebih langsing. 

Penyebabnya karena ada rangsangan penciuman dan pendengaran yang mungkin mengubah cara seseorang memandang tubuhnya.

Di sisi lain, melansir dari Indian Express, menurut studi yang dipublikasikan sebagai artikel berjudul "As Light As Your Scent: Effects of Smell and Sound on Body Image Perception" itu, orang merasa lebih berat dan lebih gemuk ketika mencium aroma vanila.

Baca juga: 5 Manfaat Minum Air Lemon di Pagi Hari, Bisa Turunkan Berat Badan Lho!

Hal ini menunjukkan, citra yang seseorang miliki tentang tubuhnya berubah tergantung pada rangsangan yang dia temui, seperti penciuman. Paparan berbagai aroma bisa membuat seseorang merasa lebih langsing atau lebih gagah.

Untuk sampai pada temuan ini, para peneliti menggunakan sepasang sepatu yang dikembangkan Universidad Carlos III de Madrid pada tahun 2015 bekerja sama dengan University College London dan the University of London’s School of Advanced Study.

Teknologi ini berbasis rangsangan audio yang digunakan pada tahun 2017 untuk mengobati orang dengan rasa sakit kronis. Lalu pada tahun 2019 untuk mempromosikan aktivitas fisik.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kita Wajib Konsumsi Lemon

Mereka menganalisis bagaimana persepsi tentang tubuh berubah ketika spektrum frekuensi langkah-langkah selama aktivitas fisik dimodifikasi real time.

"Dengan meningkatkan frekuensi tinggi, orang merasa lebih ringan, lebih bahagia, berjalan dengan cara yang lebih aktif dan sebagai hasilnya, mereka merasa lebih mudah untuk berolahraga," jelas Ana Tajadura-Jimenez, dosen di Departemen Ilmu Komputer dan Teknik di UC3M dan salah satu penulis studi.

Tim Pantau
Editor
Lilis Varwati
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ragam

Berita Terkait: