Pantau Flash
Paus Fransiskus Soal George Floyd: Kita Tak Bisa Menutup Mata pada Rasisme
Presiden Jokowi Teken PP Tapera, Hippi: Pengusaha dan Pekerja Dibebani
Pemerintah Alokasi Rp4,967 Triliun Tambahan Subsidi Bunga KUR
NTB Diguncang Gempa M 6, BMKG Peringatkan Waspada Gempa Susulan
Rupiah Menguat Rp14.095 per Dolar Amerika Seiring Faktor Global

Nasi Panas Pakai Ikan Asin, Nikmat Tapi Mematikan Bisa Sebabkan Kanker

Headline
Nasi Panas Pakai Ikan Asin, Nikmat Tapi Mematikan Bisa Sebabkan Kanker Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Konsumsi ikan asin berlebihan tidak baik untuk kesehatan karena dapat memicu kanker, kata ahli onkologi medik Prof. Dr. dr. Aru W. Sudoyo, MD, PhD, FINASIM, FACP.

"Ikan asin jeleknya garam tinggi lalu prosesnya atau penjemuran membuat perubahan dalam sel ikan sehingga memunculkan nitrosamin," ujar Prof. Aru, yang juga menjabat Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Bogor, belum lama ini.

Baca juga: Penting Untuk Penderita Kanker Berolahraga Secara Rutin, Tapi ...

Nitrosamine bersifat karsinogenik. Saat seseorang mengonsumsi ikan asin yang mengandung nitrosamin, bersama nasi hangat, maka ia berisiko terkena kanker nasofaring.

"Kalau makan ikan asin bersama nasi panas, nitrosamin terbawa uap ke nasofaring (bagian tenggorokan atas yang terletak di belakang hidung dan di balik langit-langit rongga mulut)," katanya.

Risiko terkena kanker semakin tinggi jika daya tahan tubuh seseorang lemah, ditambah menerapkan diet tak sehat seperti kurang serat dan zat gizi lainnya.

"Kita enggak tahu kadar nitrosamin-nya. Tetapi sekali-sekali saja makannya. Makan ikan asin sama nasi panas, uap terbawa (ke nasofaring)," ujar Prof. Aru.

Seperti dilansir WebMD, kanker nasofaring berhubungan kuat dengan virus Epstein-Barr (EBV), yakni virus dari famili herpes.

Selain konsumsi makanan mengandung garam berlebihan, riwayat keluarga yang pernah mengalami kanker nasofaring serta pernah terinfeksi EBV juga menjadi faktor risiko.

Baca juga: Bau Sih, Tapi Rutin Mengonsumsi Bawang Terbukti Kurangi Risiko Kanker

Beberapa gejala yang dihadapi penderita kanker nasofaring, antara lain pandangan buram, kesulitan bicara, infeksi telinga yang kerap muncul kembali, mati rasa di bagian wajah, dan sakit kepala.

Gejala lainnya, kemampuan mendengar berkurang, muncul benjolan di bagian leher atau hidung, mimisan, hidung tersumbat dan sakit di bagian tenggorokan.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: