Pantau Flash
Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Tidak akan Ditunda
PSBB Jakarta Diperketat, BPJS Ketenagakerjaan Optimalkan Lapak Asik
Bareskrim Polri Kirim SPDP Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan ke Kejagung
Kemendikbud Terbitkan Persekjen 14/2020 Soal Juknis Bantuan Kuota Internet
Enam Jenazah WNI Ditemukan di Pantai Johor Malaysia

Orang dengan Riwayat Penyakit Jantung Boleh Berhubungan Intim, Tapi ...

Orang dengan Riwayat Penyakit Jantung Boleh Berhubungan Intim, Tapi ... Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Orang yang sudah terkena serangan jantung bisa kembali melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk berhubungan intim dengan pasangan sah-nya, namun ada syaratnya.

"Pasien setelah serangan jantung atau penyakit jantung koroner bukan berarti pasien cacat, ada proses namanya pemulihan, dia bisa hidup normal, kembali beraktivitas, berhubungan seksual dengan pasangan. Tetapi harus mengukur kapan," ujar dokter spesialis jantung dan pembuluh farah, konsultan kardiologi intervensi dan konsultan elektrofisiologi Eka Hospital Bekasi, Ignatius Yansen NG dalam diskusi via daring, Jumat (7/8/2020).

Baca juga: Meski Rajin Olahraga Tapi Bisa Terkena Serangan Jantung? Ini Penjelasannya!

Dia tak bisa langsung serta merta kembali ke rutinitas kegiatannya, tetapi harus melalui pemulihan lalu mendapatkan evaluasi dari dokter. Tahap inilah yang bisa menentukan kapan pasien bisa kembali melakukan kegiatan sehari-harinya.

"Kalau kapastias fungsional sudah baik, aktivitas seksual biasa tidak ada hambatan," kata Yansen.

Sebelumnya, dr Dito Anurogo pernah mengungkapkan dalam tulisannya, serangan jantung terjadi setiap 43 detik saat aliran darah pembawa oksigen ke otot jantung terganggu atau tersumbat. Sumbatan ini bisa disebabkan timbunan kolesterol, lemak atau lainnya yang membentuk plak di pembuluh arteri koroner.

Gejala yang dialami penderita bisa beragam namun umumnya nyeri atau rasa tak nyaman di dada, sakit kepala, muncul keringat dingin, mual atau muntah, seperti yang pernah dialami selebritas Jeremy Tety pada tahun 2016.

"Pernah main tenis kayak keleyengan, kok kayak gempa bumi, asam lambung naik. Di situ perlahan-lahan minggir, menyandar di pagar, minum minuman panas lalu normal lagi. Beberapa hari kemudian syuting muntah-muntah sepajang jalan sampai rumah," kata Jeremy.

Baca juga: 5 Jenis Penyakit Jantung dan Tanda Peringatannya

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan ada penyumbatan di pembuluh darahnya, salah satunya terletak di bawah jantung. Jeremy lalu mendapatkan tindakan katerisasi hingga pemasangan ring di jantungnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: