Pantau Flash
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19
Nadiem Tegaskan Kebijakan: Belajar Merdeka Memiliki Daya Saing Kuat
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus

Penggunaan Payung Siang Hari Bisa Menangkal 99 Persen Sinar Ultraviolet

Penggunaan Payung Siang Hari Bisa Menangkal 99 Persen Sinar Ultraviolet Penggunaan Payung Siang Hari. (Foto: abc.net.au)

Pantau.com - Menurut penelitian yang disiarkan JAMA Dermatology menyatakan, penggunaan payung pada siang hari yang terik ternyata bisa menahan lebih dari 3/4 sinar ultraviolet. Terlebih lagi payung dengan warna hitam karena bisa menahan 90 persen dari sinar Matahari langsung.

"Payung bisa menahan antara 77 persen dan 99 persen radiasi ultraviolet," tulis Suephy Chen dan tim pada Universitas Emory di Atlanta.

Mereka melakukan riset setelah melihat semakin banyaknya masyarakat Asia seperti di China dan Timur Tengah di mana lebih dari 45 persen perempuan menggunakan payung saat siang hari, para peneliti memutuskan meneliti seberapa ampuh payung bisa menahan cahaya ultraviolet.

Baca Juga: Begini Cara Terbaik Merawat Kulit dengan Menggunakan Produk Mengandung SPF

Mereka melakukan uji coba dengan mengumpulkan 23 jenis payung dari orang-orang di fakultas kedokteran kampus di negara-negara itu.

Pada pagi yang cerah mereka menggunakan perangkat-perangkat ultraviolet untuk mengukur radiasi pada kain payung, kemudian membandingkannya dengan menggunakan payung rendah radiasi.

Sebagian payung yang diamati adalah payung hujan biasa, sedangkan lainnya adalah payung anti sinar Matahari. Kemudian didapatkan kesimpulan bahwa payung Matahari menahan lebih dari 99 persen sinar ultraviolet.

Payung biasa juga bagus karena bisa menahan setidaknya 77 persen radiasi sinar ultraviolet dan akan lebih baik lagi jika memiliki warna gelap.

Baca Juga: Hey Pria, Jangan Lupa Pakai Sunblok Jika Tidak Ingin Kena Kanker Kulit

"Selain sebagai tabir surya, saya kerap menganjurkan orang untuk menggunakan alat pelindung sinar matahari lainnya," kata Brundha Balaraman, pakar kecantikan kulit dari Fakultas Kedokteran, Universitas Washington di St. Louis.

Alat-alat yang dimaksud adalah topi bertepi lebar dan pakaian yang bisa menahan sinar matahari.

Para pecinta olahraga luar ruangan dan orang yang bepergian di tempat beriklim hangat akan mendapat manfaat besar dari payung standard ini, kata Balaraman. Namun dia mengakui agak sulit meyakinkan orang untuk menggunakan payung setiap hari.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - NPW
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: