Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Pernah Sebut Orang Kulit Putih Menjijikkan, Sinead O'Connor Menyesal

Pernah Sebut Orang Kulit Putih Menjijikkan, Sinead O'Connor Menyesal Sinead O\'Connor menggunakan hijab. (Foto: Twitter/@MagdaDavitt77)

Pantau.com - Sinead O’Connor (52) mengaku menyesal pernah menyebut orang kulit putih 'menjijikan', kepada kalangan yang mempersoalkan pindah keyakinan yang ia lakukan.

O'Connor mengeluarkan pernyataan itu pada Oktober tahun lalu di mana dia mengatakan 'sangat rasis, tak pernah ku berpikir jiwaku bisa merasakannya.'

Baca juga: Setelah Vakum, Sinead O'Connor Kembali dan Langsung Bicara Soal Islam

Penyanyi berdarah Irlandia itu bahkan pernah mencuit, "Sungguh aku tak mau lagi bergaul dengan orang kulit putih lagi. Bukan hanya untuk sesaat, untuk semua alasan. Mereka menjijikan."

O'Connor yang berganti nama jadi Shuhada Sadaqat, mengatakan itu hanya ditujukan bagi para pengkritik soal kepindahan keyakinan dirinya.

"Berkenaan dengan ujaran yang saya keluarkan saat saya marah dan tak sehat, soal orang kulit putih... itu tak benar dulu, dan tak benar sekarang," kata penyanyi itu lewat Twitter dilansir Pagesix.

"Saya terpicu apa yang dilakukan islamofobia padaku. Saya minta maaf atas luka yang saya sebabkan. Itu adalah satu dari banyak cuitan gila saya."

Baca juga: Pernyataan Rasis Sinead O'Connor Sebut Orang Kulit Putih Menjijikan

Pelantun lagu 'Nothing Compares 2 U' itu mengumumkan dirinya pindah agama pada Oktober tahun lalu dan mengganti namanya jadi Suhada yang dalam bahasa Arab bermakna 'martir' dan menambahkan nama Saqadat sebagai nama belakang yang artinya 'kebenaran' dalam bahasa Urdu.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty