Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Punya Rencana Berkemah Besok? Awas Ancaman Kutu! Coba Ikuti Tips Ini

Headline
Punya Rencana Berkemah Besok? Awas Ancaman Kutu! Coba Ikuti Tips Ini Helen Osler dan temannya sedang berkemah di Pilbara (Foto: ABC News/Helen Osler)

Pantau.com - Kemping memang salah satu kegiatan menyenangkan yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu libur akhir pekan. 

Meski mungkin kita menyiapkan segala perlengkapan berkemah, mulai dari tenda, matras, hingga kantung tidur, bukan berarti bebas dari ancaman hewan kecil pengganggu yakni kutu. 

Namun jangan cemas, ancaman itu masih bisa dihindari. Mengutip dari Travel Awaits, begini cara agar bisa terhindar dari kutu ketika berkemah.

Baca juga: Luangkan Waktu Berkemah di Malam Hari dan Rasakan Ketenangannya

1. Tanya petugas

Petugas taman nasional pasti tahu seluk beluk area berkemah, termasuk hal yang kecil seperti kutu. Sebaiknya cari tahu ada hewan apa saja di tempat itu dan apakah mereka kerap dihinggapi kutu.

2. Hindari daerah rerumputan

Kawasan yang dipenuhi rumput memang asik untuk jadi tempat mendirikan tenda. Namun bukan hanya manusia saja yang menyukai tempat hijau. Sebaiknya hindari daerah yang rumputnya terlalu rimbun karena bisa-bisa dihinggapi kutu yang bersarang di rumput.

3. Jangan gunakan baju terbuka

Jika ingin aman, gunakan pakaian yang tertutup untuk perlindungan yang optimal. Jika terasa panas, kamu bisa gunakan pakaian panjang yang berbahan tipis dan menyerap keringat. 

Baca juga: Nikmati Pengalaman Berkemah Mewah dengan Panorama Patung Liberty di Governors Island

4. Gunakan semprotan anti serangga

Selain nyamuk, kutu juga akan kapok dengan semprotan anti serangga. Selain dipakai di kulit, semprotkan juga ke pakaian. Tapi pilihlah yang berbahan ramah lingkungan agar tidak merusak ekosistem di lokasi berkemah.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: