Pantau Flash
Megawati Akan Umumkan Langsung 50 Pasangan Bakal Cakada 19 Februari 2020
RUU Cipta Kerja Belum Final, Menaker: Ruang Dialog Selalu Terbuka
Menkeu Ancam Akan Tarik Injeksi Modal Rp13 Triliun BPJS Kesehatan
Simeone: Liverpool Bakal Cetak Sejarah
PSSI Bakal ke Bali Pastikan Kesiapan Venue Piala Dunia

Rutin Latihan Angkat Beban Bantu Hentikan Kebiasaan Merokok

Rutin Latihan Angkat Beban Bantu Hentikan Kebiasaan Merokok Angkat Beban. (Foto: shutterstock)

Pantau.com - Latihan angkat beban secara rutin tak hanya berdampak baik pada pembentukan otot, tapi juga bisa membantu para perokok menghentikan kebiasaan buruk mereka menjadi pecandu.

Temuan itu juga berdasarkan sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa latihan aerobik dapat mengurangi hasrat untuk merokok dan mengendalikan berat badan setelah berhenti merokok.

"Rokok membunuh lebih banyak orang dan banyak perokok ingin berhenti, tetapi hanya kurang dari lima persen yang dapat berhenti tanpa bantuan. kami membutuhkan sebuah "alat" baru guna membantu para perokok untuk berhenti merokok. Hal itu tampaknya bahwa latihan beban dapat menjadi sebuah cara yang cukup efektif," kata kepala penelitian R. Joseph Ciccolo, seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca Juga: Pria Perokok Bisa Merusak DNA Calon Anak

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nicotine & Tobacco Research, peneliti melibatkan 25 responden yang terdiri dari perokok pria dan wanita dengan rentan usia 18 hingga 65 tahun dan diketahui telah merokok setidaknya selama satu tahun.

Semua responden menerima sekitar 15 hingga 20 menit sesi konseling, termasuk persediaan stok nikotin untuk delapan minggu sebelum secara acak ditempatkan dalam sebuah kelompok. satu kelompok, berlatih selama 60 menit setiap pekan selama 12 minggu. termasuk latihan beban rutin sebanyak 10 kali.

Baca Juga: Orangtua Perokok Berisiko Tularkan Kebiasaan Merokok pada Anak

Setelah 12 pekan, 16 persen dari perokok yang melakukan latihan beban tak hanya dapat berhenti merokok, tetapi mereka juga mengalami penurunan bobot dan lemak tubuh secara signifikan. Sebagai perbandingan, persentasi dari responden yang berhenti merokok tanpa latihan hanya sebesar 8 persen dan bobot mereka bertambah.

Tiga bulan setelah penelitian itu selesai, 15 persen orang dari kelompok itu yang melakukan latihan beban juga tidak kembali merokok.

Untuk hasil yang maksimal, dokter Ciccolo mengatakan penelitian lebih lanjut dibutuhkan sebelum latihan beban bisa digunakan sebagai sebuah perawatan klinis bagi mereka yang ingin berhenti merokok.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: