Pantau Flash
DPR Lantik Tiga PAW, Dua dari PDIP dan Satu Nasdem
Menteri Edhy Bertolak ke Australia Bahas Budidaya Lobster
Arab Saudi Berhentikan Sementara Pelayanan Umrah Gara-gara Korona
'Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang' Jadi Sorotan Media Internasional
Bayern Munchen Rilis Jersey Khusus Peringati Hari Jadi ke-120

Terlalu Sering Mengisi Liburan dengan Menonton Tv Mengancam Kesehatan

Terlalu Sering Mengisi Liburan dengan Menonton Tv Mengancam Kesehatan Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Apakah waktu libur kamu lebih banyak dihabiskan di depan televisi untuk sekedar menonton film atau tayangan-tayangan lainnya?

Memang benar, mengisi liburan dengan menonton tv bukan sebuah ide yang buruk apalagi disaat pertengahan bulan yang mana kita harus mengencangkan ikat pinggang untuk berbelanja.

Tapi, dilansir dari laman Daily Mail, berdasarkan studi terbaru, menonton televisi terlalu lama bisa membahayakan kesehatan fisik.

Baca juga: Bisakah Redakan Gatal dengan Meletakkan Handuk Panas?

Penelitian yang dilakukan terhadap orang di Australia itu menemukan orang-orang yang menonton televisi tingkat tinggi, memiliki kekuatan otot tubuh yang jauh lebih rendah daripada rekan mereka yang tidak atau hidup secara aktif.

Peneliti Natasha Reid dari Universitas Queensland mengatakan, jumlah waktu yang dihabiskan orang di sofa setiap minggu bisa 'mempengaruhi fungsi fisik' di tahun-tahun berikutnya.

"Waktu senggang semakin meningkatan risiko kesehatan," katanya.

Reid mendasarkan penelitiannya pada data dari Australian Diabetes, Obesity and Lifestyle Study. Data tersebut memeriksa kebiasaan menonton hampir 2000 orang dewasa berusia 47 sampai 85 tahun selama 12 tahun.

Reid mengungkapkan, hasilnya berpotensi memburuk karena situs streaming seperti Netflix dan Stan belum diperkenalkan saat sebagian besar data dikumpulkan.

"Pasti ada bukti untuk mengatakan, kita benar-benar perlu mengurangi dan menyela berapa lama kita duduk (menonton televisi)," ujarnya.

"Bahkan jika kamu tidak mengubah seberapa banyak kamu duduk secara keseluruhan," lanjutnya.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Lipatan di Sekitaran Mata, Bisa Jadi Asma Kulit

Reid, yang studinya dipublikasikan di Medicine and Science in Sports and Exercise, memaparkan, bila salah satu dari sedikit penelitian di seluruh dunia yang telah memeriksa bagaimana tampilan televisi mempengaruhi fungsi fisik dari waktu ke waktu.

Ia mengatakan dan berharap, ini akan mengarah dengan peningkatan fokus pada dampak negatif yang dapat ditonton televisi terhadap kesehatan masyarakat.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: