Pantau Flash
Hari Ini Rekayasa Perjalanan KRL Jakarta Kota Masih Diberlakukan
Williams Racing Bertekad Bangkit di Musim 2020
Ashraf Sinclair, Suami BCL Meninggal Dunia
Arcandra: Mobil Listrik Dapat Tekan Impor Minyak Mentah
Menteri PPPA: Jerat Pelaku Eksploitasi Anak dengan UU Perdagangan Orang

Ternyata Cek DNA Bukan Hanya untuk Mengetahui Hubungan Darah Saja

Ternyata Cek DNA Bukan Hanya untuk Mengetahui Hubungan Darah Saja Ilustrasi DNA (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Pengujian asam deoksiribonukleat atau akrab dikenal DNA seringkali dipahami sebagai salah satu prosedur untuk mengetahui riwayat keturunan, padahal pengujian itu juga bermanfaat untuk mendeteksi risiko penyakit dalam gen.

Baca juga: Fakta Mengenai Profesi Pengacara yang Dicap Bisa Bikin Depresi

“Setiap individu di dunia terlahir unik karena DNA satu individu dengan individu lain berbeda. DNA merupakan informasi dasar yang mengkode siapa kita. Jika secara farmakokinetik kita tahu tubuh kita seperti apa, maka kita akan tahu cara terapi yang tepat untuk tubuh,” kata Manajer Laboratorium Genetics Indonesia Erlin Soedarmo di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Erlin yang juga telah menggeluti bidang genetika selama 30 tahun itu mengatakan pengujian DNA bermanfaat untuk mengetahui kebutuhan vitamin dan kecenderungan metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan dan respon terhadap jenis makanan tertentu.

Baca juga: 5 Penyebab Sarjana Menganggur, Miris Banget Deh

Pengujian DNA, lanjut Erlin, dapat memberikan rekomendasi gaya hidup sehat meskipun faktor DNA hanya menentukan sekira lima persen memunculkan fenotipe atau karakter genotik dari organisme metabolisme.

“Selebihnya adalah faktor lingkungan, pola hidup, pola makan, pola olahraga dan lain-lain. Jika kita tahu tubuh kita seperti apa, faktor DNA bisa dikendalikan,” katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam