Pantau Flash
Kementan Dorong Urban Farming Potensi Besar di Kota Solo
Tekan Penurunan Emisi dari Sektor Energi, Penghargaan Subroto Bidang Konservasi Hadirkan Kategori Baru
BPJS Kesehatan Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Tahun 2021
Alhamdulillah Kabar Baik, Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS di Jakarta Turun Jadi 62 Persen
Arab Saudi Larang Warganya ke RI, Jika Nekat Akan Dihukum 3 Tahun Tidak Boleh ke Luar Negeri

Ternyata, Konsumsi Kacang Secara Rutin Bisa Bikin Umur Panjang

Ternyata, Konsumsi Kacang Secara Rutin Bisa Bikin Umur Panjang Konsumsi Kacang-kacangan. (Foto: iStock)

Pantau.com - Hasil studi terbaru yang dipubliksikan dalam the New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang cukup dapat membantu orang hidup lebih panjang.

Menurut studi yang meliputi pengumpulan informasi dari 118 ribu responden, orang yang makan 28 gram kacang setiap hari dalam sepekan memiliki risiko meninggal dunia pada usia lebih dari 30 tahun sekitar 20 persen lebih rendah dari pada mereka yang tidak mengonsumsi kacang-kacangan.

Baca Juga: Ini Usia Paling Membahagiakan dalam Kehidupan Manusia

Saat peneliti mengamati penyebab spesifik kematian, mereka menemukan orang yang mengonsumsi satu ons kacang setiap hari punya risiko meninggal dunia akibat penyakit jantung 29 persen lebih rendah.

Menurut penelitian yang didanai oleh International Tree Nut Council Nutrition Research & Education Foundation, orang yang mengonsumsi kacang-kacangan juga memiliki risiko kematian akibat penyakit pernafasan dan kanker berturut-turut 24 persen dan 11 persen lebih rendah.

Baca Juga: Minum Teh Hijau Secara Rutin Dapat Meningkatkan Kinerja Otak

Hubungan antara konsumsi kacang dan umur panjang bahkan tetap bertahan setelah para peneliti memasukkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi rentang hidup manusia seperti berat badan, aktivitas fisik serta konsumsi buah dan sayur.

Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan konsumsi empat kali 1,5 ons atau sekira segenggam kacang tak bergaram per minggu.

Badan Pangan dan Obat Amerika Serikat (U.S. Food and Drug Administration) juga menyatakan makan 1,5 ons per hari bisa mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: