Pantau Flash
Pasien Positif Virus Corona di Malaysia Bertambah Jadi Empat Orang
Kalah dari Wakil Inggris, Hafiz/Glo Jadi Runner-up Thailand Master 2020
Kanada Identifikasi Kasus Pertama Virus Corona
Persib Bandung Perpanjang Kontrak Omid Nazari Satu Musim
Hafiz/Gloria Rebut Tiket Final Thailand Masters 2020

Ternyata Mengunyah Secara Perlahan Memiliki Manfaat Besar Bagi Otak

Ternyata Mengunyah Secara Perlahan Memiliki Manfaat Besar Bagi Otak Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Seseorang yang mengunyah makanan perlahan mungkin nampak melelahkan, padahal cara itu bisa bermanfaat, salah satunya menurunkan berat badan.

Baca juga: Terlalu Lama Menyimpan Jus Buah Bisa Menyebabkan Diabetes

Pengunyahan makan secara perlahan akan membantu penyerapan nutrisi yang lebih baik, tingkat stress berkurang, dan pencernaan lebih lancar, demikian dilansir Medical Daily.

Dalam sebuag penelitian di Lowa, Amerika Serikat, sebanyak 45 orang dewasa dengan berat badan normal dan obesitas dilibatkan dalam uji klinis acak.

Para peneliti lalu meminta mereka pertama kali mengunyah pizza saat makan siang dengan tingkat berbeda-beda, 100 persen, 150 persen, dan 200 persen.

Partisipan yang mengunyah makanan pada tingkat 150 persen dan 200 persen, asupan makanan yang masuk pencernaan mereka turun masing-masing sebagai 9,5 persen dan 14,8 persen.

Dalam studi lain yang bertujuan menyelidiki efek mengunyah pada keseimbangan hormon dan tingkat energi, mengunyah lebih banyak menyebabkan penurunan tingkat energi dan penurunan kada ghrelin.

Setelah anda mencerna makanan, hormon ghrelin ditekan karena otak menerima sinyal perut penih sehingga mengurangi nafsu makan.

Di sisi lain, ada penelitian yang dilakukan peneliti dari School of Public Health in Harbin Medical University, China yang melibatkan 16 pria kurus dan 14 pria gemuk.

Mereka menemukan, mengunyah yang lambat memberi otak waktu yang cukup untuk memproses informasi makanan telah dikonsumsi.

Baca juga: 5 Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan

Penurunan berat badan dipicu mengunyah secara perlahan karena otak menerima sinyal sementara bagian tubuh yang berbeda berkoordinasi untuk meredam rasa lapar.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: