Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

Ternyata Protein Pada Kacang Kedelai Punya Manfaat Mengagumkan

Ternyata Protein Pada Kacang Kedelai Punya Manfaat Mengagumkan Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Protein kedelai menjadi alternatif bagi orang yang alergi terhadap produk susu atau protein hewani. protein kedelai juga tak kalah bermanfaat dari protein hewani.

Baca juga: Begini Cara Menjaga Keamanan Makanan Segar dan Kemasan

Berbagai produk kedelai yang dapat ditemui adalah tahu, susu kedelai serta tempe. Ada juga protein kedelai yang dikonsumsi dalam bentuk bubuj protein. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari protein kedelai dilansir Boldsky.

1. Membangun otot

Protein kedelai memberi banyak asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein kedelai mengandung asam amino rantai cabang (BCAA) yang terdiri dari tiga asam amino yakni leusin, isoleusin dan valin. Berbagai penelitian telah mengungkapkan meski BCAA membantu dalam membangun otot, tugas protein kedelai tidak seefektif sumber protein lain seperti whey. Akan tetapi jika mengkonsumsi produk susu bersama dengan protein kedelai akan lebih efektif.

2. Menjaga kesehatan jantung

Protein kedelai ditemukan baik untuk kesehatan jantung. Berbagai penelitian telah mengungkapkan bahwa kedelai membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Sebuah penelitian juga mengatakan bahwa mengganti protein hewani dengan sekitar 25 g protein kedelai menghasilkan penurunan kadar kolesterol jahat serta kadar trigliserida yang merupakan jenis lemak yang ditemukan dalam darah.

3. Menurunkan berat badan

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa protein kedelai memicu penurunan berat badan sama efektifnya dengan produk berbasis hewani. Sebuah penelitian dilakukan di mana 20 peserta laki-laki obesitas diberi diet protein tinggi berbasis kedelai serta diet tinggi protein berbasis daging. penelitian ini mengarah pada temuan bahwa diet protein tinggi berbasis kedelai sama efektifnya dengan pola makan kaya protein berbasis daging dalam membantu penurunan berat badan.

Baca juga: Benarkah Air Dingin Bisa Bikin Gemuk? Ini Faktanya

4. Meminimalisisr risiko kanker

American Cancer Society menyatakan bahwa meski kedelai mengandung isoflavon seperti estrogen, mereka memiliki sifat anti-estrogen. Beberapa penelitian mengungkap bahwa orang yang mengonsumsi makanan 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: