Pantau Flash
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan
Relawan Jokowi Mania Gugat Instruksi Mendagri ke PTUN Jakarta
Sebuah SD Negeri Disegel Warga di Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Orang Tua Siswa Kebingungan
Sungguh Perbuatan Biadab! Jemaah Sholat Subuh di Masjid Ditembaki Secara Brutal, 18 Orang Tewas dan 20 Lainnya Luka
Perintah Presiden Soal Harga Tes PCR Rp300 Ribu Harus Dijalankan, Tak Boleh Ada Toleransi!

Tulus Berharap Bisa Rekaman Lagi di Studio

Tulus Berharap Bisa Rekaman Lagi di Studio Tulus. (Foto: Instagram/@tulusm)

Pantau.com - Penyanyi Tulus merasa rindu untuk bisa kembali ke dapur rekaman yang sudah lama tidak ia datangi sejak mengerjakan album studio 'Monokrom' di tahun 2016.

"Jujur, saya sampai saat ini berdoa agar bisa rekaman lagi, karena saya kangen sekali untuk bisa rekaman," ujar penyanyi berusia 32 tahun itu kepada awak media di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Cerita Tulus, Berharap Lahir 17 Agustus Agar Dapat Kado Selimut dari Negara

Seperti diketahui, Tulus telah merilis album live yang direkam pada konser 'Monokrom' beberapa waktu lalu di Jakarta. Untuk itu ia ingin merekam konser 'Tur dan Festival Sewindu' dalam sebuah album, seperti konser sebelumnya.

"Jadi album saya yang keempat itu adalah album yang direkam langsung di konser Monokrom beberapa waktu lalu, hal itu juga mungkin kurang lebih pola yang sama akan saya aplikasikan di tur ini, tapi saya tidak berekspektasi lebih," katanya.

Lelaki kelahiran Bukit Tinggi itu juga menambahkan, terdapat perbedaan jika  membuat album melalui rekaman di studio dengan album yang direkam saat konser.

"Kalau kita rekaman di dalam studio, kita akan bisa kendalikan dan rencanakan. Tapi, kalau kita bikin dalam tur atau konser banyak hal yang harus kita pikirkan ke depannya, kemarin kebetulan di konser Monokrom kita dapet hasil yang bagus maka kita aplikasikan menjadi album," tambahnya.

Baca juga: Penonton Konser Membludak, Tulus: Saya Berdebar-debar

Tulus pada akhir bulan ini akan menggelar 'Tur dan Festival Sewindu' yang dimulai di Kota Malang pada 24 September dan akan dilanjutkan ke empat kota lainnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: