Pantau Flash
Bupati Anne: Purwakarta Tidak Akan Ambil Kebijakan Lockdown
283 Jenazah di DKI Jakarta Dimakamkan dengan Protokol COVID-19
Aktor John Callahan Meninggal Dunia Akibat Stroke
81 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Virus Korona
Erick Thohir: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terus Jalan

Twitter Uji Coba Sembunyikan Cuitan Balasan

Twitter Uji Coba Sembunyikan Cuitan Balasan Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Twitter tengah menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna menyembunyikan balasan (reply) cuitan mereka.

Perusahaan media sosial tersebut mengatakan bahwa pengujian tersebut sedang berlangsung di AS, Kanada dan Jepang.

"Kami sedang menguji fitur di mana orang-orang AS, Kanada dan Jepang akan dapat menyembunyikan balasan tweet mereka. Balasan tersembunyi akan disembunyikan untuk semua orang di seluruh dunia," ujar Twitter, dilansir Phone Arena.

Baca juga: Atta Halilintar Main Twitter, Kaesang Pangarep: Auto Follow!

Penulis asli tweet dapat kapan saja memutuskan untuk menyembunyikan balasan atau tidak. Untuk menggunakannya, penulis dapat mengetuk ikon " /" pada bagian reply, pilih sembunyikan, lalu konfirmasi.

Untuk melihat balasan yang disembunyikan, penulis tweet dapat mengetuk ikon itu di kanan bawah tweet asli.

Twitter mengatakan bahwa saat ini sedang menguji coba fitur tersebut di aplikasi Twitter untuk iOS dan Android, dan untuk Twitter.com. Uji coba akan berlangsung selama beberapa minggu.

Twitter mengatakan 27 persen pengguna yang melakukan uji coba tersebut mengaku bahwa mereka akan mempertimbangkan lagi bagaimana menanggapi pengguna lain di Twitter di masa depan.

Pengirim tweet mengatakan bahwa mereka menyembunyikan balasan yang dianggap 'tidak relevan, kasar atau tidak dapat dipahami.'

Baca juga: 2 Tahun Vakum Atta Halilintar Hadir Lagi di Twitter 'Diusir' Netizen

Menurut beberapa pengguna Twitter, menyembunyikan balasan dapat menyebabkan kebingungan atau frustasi. Mereka yang memutuskan untuk menyembunyikan balasan akan ditanya oleh Twitter apakah ingin memblokir akun yang mengirim balasan.

Memblokir akun semacam itu dirasa mampu mengurangi ketegangan yang muncul pada platform media sosial.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: