Vaksin 1-2 Pakai Sinovac? Ini Vaksin Booster yang Cocok

Headline
Kombinasi Vaksin Booster (Foto:dinkes)Kombinasi Vaksin Booster (Foto:dinkes)

Pantau.com – Vaksin Sinovac merupakan vaksin yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, lalu vaksin booster apa yang cocok jika vaksinasi 1-2 menggunakan Sinovac?

rnrnrnrnrn

“Vaksinasi booster adalah vaksinasi Covid-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap, ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan,” kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Maxi Rein Rondonuwu Kamis (13/1/2022).

rnrnrnrn

Kemenkes merekomendasikan kombinasi vaksin booster, sesuai dengan pertimbangan kesiapan vaksin dan hasil riset peneliti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

rnrnrnrn

Jika vaksin 1-2 Sinovac maka:

rnrnrnrn
  • Vaksin pertama dan kedua Sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer
  • Vaksin pertama dan kedua Sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis AstraZeneca
rnrnrnrn

Sedangkan vaksin 1-2 Astrazeneca maka:

rnrnrnrn
  • Vaksin pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna.
rnrnrnrn

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan pemberian setengah dosis sudah ada penelitian di negara besar. Negara yang melakukan hal yang sama adalah di Amerika Serikat (AS) dengan Moderna.

Baca Juga: Vaksinasi Booster Wajib atau Tidak? Ini Jawaban Kemenkes

rnrnrnrn

“Moderna KIPI-nya (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) tinggi, setengah dosis lebih aman,” jelas Budi.

rnrnrnrn

Kemenkes mengambil kebijakan setengah dosis berdasarkan rekomendasi ITAGI serta uji klinis.

rnrnrnrn

Budi Gunadi juga menjelaskan, rata-rata vaksin primer menambah titer antibodi 100-200 lebih tinggi. Booster setengah dosis 7000-8000 dan satu dosis sekitar 8000-9000.

rnrnrnrn

“Sudah memberikan proteksi jauh di atas itu beda 500 tidak terlalu signifikan masalah KIPI tinggi melihat isu operasional,” ungkap Budi.

rnrnrnrn

Kombinasi ini dinyatakan sudah mendapatkan persetujuan dari BPOM dan juga rekomendasi dari ITAGI.

rnrnrnrn

Kombinasi vaksin booster sudah sesuai dengan rekomendasi WHO. Di mana pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis (homolog) atau juga bisa vaksin yang berbeda (heterolog).

rnrnrnrn

Vaksinasi booster dilakukan oleh pemerintah, dengan sasaran masyarakat usia 18 tahun ke atas. Dengan prioritas kelompok masyarakat lanjut usia (lansia), dan penderita imunokompromais.

rnrnrnrn

“Pelaksanaan vaksinasi program dosis lanjutan bagi sasaran lansia dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota, sedangkan sasaran nonlansia dilaksanakan di kabupaten/kota yang sudah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70% dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60%,” kata Maxi.

rnrn
Tim Pantau
Editor
trias
Penulis
trias