Viral Curhat Ibu Guru Sri soal Karakter Dua Mantan Muridnya: Dicuekin yang Jadi Dokter, tapi Ditolong Pemotor

Headline
Ibu guru Sri Rahayu (Instagram)Ibu guru Sri Rahayu (Instagram)

Pantau – Seorang guru SMP bernama Sri Rahayu mendadak menarik perhatian publik setelah video curhatan tentang dua mantan siswanya beredar di media sosial, Senin (27/6/2022).

Dalam video yang beredar di media sosial, Sri terlihat sedang menceritakan pengalamannya kepada para siswanya di sebuah ruangan. Wanita itu bercerita soal karakter berbeda dua mantan muridnya.

Pada suatu hari, Sri bertemu dengan seorang mantan siswanya di sebuah tempat. Mantan anak didiknya ini sangat cerdas di sekolah, selalu mendapat peringkat satu.

“Saya pernah bertemu dengan siswa saya yang hebat. Di kelas saya, ranking satu terus. Sekarang diangkat menjadi dokter,” kata Sri Rahayu dalam video yang beredar di media sosial dikutip Pantau.com, Selasa (28/6/2022).

Saat bertemu, Sri lebih dulu menyapa dengan antusias. Karena dia kenal betul mantan siswanya yang berprestasi itu.

“Aduh kamu ini siswa yang di kelas saya ya. Saya dulu wali kelasnya dari kelas satu sampai kelas tiga di SMP 3,” ujar Sri.

Reaksi sebaliknya justru ditunjukkan mantan siswanya itu. “Siapa ya? Lupa saya,” ujar mantan siswanya itu kepada Sri.

“Ibu Sri Rahayu,” ujar Sri.

“Oh, iya,” ucap mantan siswanya itu hanya menjawab seadanya dengan ekspresi datar.

Kemudian, Sri menceritakan pengalaman bertemu dengan mantan siswanya yang lain saat pergi keluar kota. Ketika itu, hari mulai malam, ban sepeda motor yang ditunggangi Sri bocor. Dia sudah berkali-kali melambaikan tangan untuk meminta pertolongan pengguna jalan lain, tapi tak satu pun ada yang berhenti dan menolongnya.

“Akhirnya ada dua anak bujang tengah berkendaraan, dilihatnya dalam gelap dia berbalik, saya akhirnya agak curiga kan. Tapi akhirnya dia bilang, ‘Ibu Sri kan?’ Saya jawab, ‘iya’. ‘Bu, saya yang ini ini, dulu di kelas Ibu’,” cerita Sri.

“Akhirnya saya dipeluknya. Dipeluknya, dia nangis. ‘Ibu kenapa sampai ke sini, kenapa?'” ujar Sri.

Motor Sri pun dibawa oleh mantan muridnya itu, sementara Sri dibonceng oleh temannya menuju ke hotel tempat Sri menginap. Sri mengatakan jarak ke hotel tempatnya menginap sekira 10 kilometer.

“Sampai ke tempat itu, ‘sudah, ibu masuk ke penginapan, urusan motor urusan saya. Pokoknya ibu tau motor ibu beres’,” kata Sri menceritakan kalimat mantan siswanya itu.

Keesokan harinya, si pemuda datang lagi ke hotel tempat Sri menginap untuk mengantarkan sepeda motor.

“Motor saya diantarkannya. Sudah bagus, bahkan sudah dicuci,” ucapnya.

Tidak hanya sampai di situ. Sri masih dibuat kagum sekaligus bangga, semua biaya menginap dibayarkan mantan muridnya itu.

“Lusanya saya balik, kan berurusan dengan orang hotel kan. Kata orang penginapan, ‘Bu, sudah diselesaikan dengan murid ibu yang namanya ini’,” ujar Sri menirukan pihak hotel.

“Itu luar biasa. Jadi akhirnya saya berpikir, ternyata benar apa yang dikatakan ahli itu, mencetak karakter, mencetak jiwa siswa yang bagus, mencetak kedisiplinan siwa yang bagus, akhirnya menjadi bagus. Tetapi mencetak siswa hanya selembar kertas, angka, itu belum tentu menjamin,” tuturnya.

Video pengalaman Sri ini pun viral dan mendapatkan banyak tanggapan dari netizen.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan