Viral! Wanita di AS Sering Makan Permen Bikin Bobotnya Turun hingga 40 Kilogram

Headline
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Pantau – Seorang perempuan bernama Pratima Bassi (23), beberapa tahun lalu berat badannya meroket hingga 117 kilogram lantaran hobinya makan cokelat dan kue isi krim, warga New York dari Rockland County itu pun memutuskan untuk menurunkan berat badan. 

Di tahun 2018, ia berkomitmen pada gaya hidup rendah karbohidrat dan latihan kekuatan selama 90 menit lima kali seminggu. Dia kehilangan berat badan 40 kilogram, tapi dia juga tetap mempertahankan kebiasaannya memakan yang manis-manis. Dia melampiaskannya dengan makan permen

Pada April 2022, ia mengetahui bahwa ribuan atlet angkat besi dalam komunitas #GymTok TikTok yang beranggotakan 122,4 miliar orang mengemil permen Sour Strips untuk meningkatkan energi sebelum latihan. Jadi, dia mencoba makan permen itu 20 menit sebelum latihannya, ia segera melihat perbedaan dalam stamina dan hasil pasca-latihannya.

Ia mampu menambah bobot dumbelnya yang digunakan untuk mengangkat ke samping, berjalan dengan lunge dan squat untuk mengencangkan lengan, kaki, dan punggungnya. Mulanya hanya seberat 40 pound atau 18 kilogram, ia kemudian mampu mengangkat beban 70 pound atau 31 kilogram.

“Saya tahu permen ini akan memberi saya energi yang saya butuhkan untuk membakar lebih banyak kalori dan mengangkat beban yang lebih berat,” kata Bassi kepada New York Post, dikutip Kamis 17 November 2022. 

Orang lain di TikTok juga memuji suguhan manis-manis yang telah menarik lebih dari 108 juta tampilan di platform tersebut. Seorang pengemil yang gila ‘gym’ mendorong para pengikutnya untuk “menjadikan Sour Strips sebagai pra-latihan”. 

Situs web Sour Strips mempromosikan bahwa permen itu hadir dalam 12 rasa “sangat asam” dan tidak rendah gula.Tapi, sebenarnya gulalah yang memicu para penggila kebugaran. Sebuah studi pada 2013 yang dilakukan oleh para peneliti di Spanyol menetapkan bahwa karbohidrat dalam bentuk gula adalah kunci untuk kinerja olahraga seorang atlet.

“Diet kaya karbohidrat juga direkomendasikan untuk latihan daya tahan dan ultra-daya tahan, karena berhubungan dengan peningkatan simpanan glikogen otot sebagai cadangan gula dalam tubuh, serta keterlambatan timbulnya kelelahan,” menurut temuan tersebut.

Mendukung pernyataan sebelumnya, ahli diet terdaftar New Jersey, Cassandra Lepore, mengonfirmasi kepada The New York Post bahwa permen, apa pun merek atau rasanya, sebenarnya adalah sumber energi pra-latihan yang layak. “Permen adalah sumber karbohidrat sederhana, yang artinya cepat terurai dan cepat diserap ke dalam aliran darah, yang pada gilirannya meningkatkan tingkat energi Anda,” ungkap Lepore.

Tim Pantau
Editor
Annisa Indri Lestari