Pantau Flash
Pemerintah Izinkan Shalat Idul Adha Digelar di Masjid di Luar Zona Merah dan Oranye
Wapres Sebut MUI Terapkan Moderasi dalam Fatwa Vaksin COVID-19
Pemerintah Anggarkan Rp2 Triliun untuk Bayar Utang ke Guru dan Dosen Agama
36 Pegawai Kedeputian Penindakan KPK Positif COVID-19
Pos Penyekatan di Jembatan Suramadu Resmi Ditiadakan

Wanita Gemuk Miliki Risiko Rendah Terkena Kanker Payudara

Wanita Gemuk Miliki Risiko Rendah Terkena Kanker Payudara Ilustrasi Wanita Gemuk. (Foto: iStock)

Pantau.com - Wanita yang memiliki kelebihan berat badan mempunyai risiko lebih rendah untuk terkena kanker payudara sebelum mereka masuk pada fase menopause, kata peneliti dari Harvard University seperti dikutip Reuters.

Peneliti belum mengetahui secara pasti mengapa kelebihan berat badan mampu melindungi wanita pra-menopause dari kanker payudara, namun mereka mencatat bahwa kegemukan bisa saja berpeluang meningkatkan risiko kanker justru setelah mereka keluar dari fase menopause tersebut.

"Ini sangat mengejutkan dan bukan pesan yang baik bagi kesehatan," kata Karin Michels, kepala dari ilmu kebidanan, ginekologi, dan reproduksi hayati di Sekolah Kesehatan Havard dan ketua dari penelitian itu.

Baca Juga: Kanker Payudara pada Pria Ternyata Lebih Mematikan Ketimbang Wanita

"Saya tidak ingin wanita menggunakan ini sebagai alasan untuk kelebihan berat badan. Lagipula, adalah lebih penting bagi kita mencari tahu bagaimana mekanisme terjadi. Maksud saya, hal terahir yang kami inginkan adalah pada hari dan usia ini menganjurkan orang menambah berat badan," kata Michels dalam wawancara kepada media.

Temuan tersebut diterbitkan dalam Arsip Kesehatan Internal, berdasarkan 113.130 data perawat pra-menopause, yang terdaftar dari tahun 1989 hingga 2003.

Dalam waktu itu, ditemukan 1.398 kasus penyebaran kanker. Wanita dengan indeks berat tubuh (perbandingan berat dan tinggi tubuh) yang dinyatakan kelebihan berat badan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat memiliki risiko kanker payudara pra-menopause 19 persen lebih rendah daripada wanita dengan berat tubuh normal (indeks berat tubuh antara 20 hingga 22,4), kata temuan penelitian tersebut.

Risiko lebih rendah terutama terbukti di kalangan remaja. Mereka dengan indeks berat tubuh 27,5 atau lebih, yang membuat mereka kelebihan berat badan atau mengalami kegemukan, pada usia 18 tahun memiliki risiko lebih rendah 43 persen menderita kanker payudara sebelum menopause daripada wanita dengan berat badan normal pada usia yang sama.

Baca Juga: Cegah Kanker Payudara dengan Konsumsi 5 Makanan Sederhana Ini

Tentang menderita kelebihan berat badan dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa kegemukan merupakan masalah yang terus berkembang di negara dengan pendapatan tinggi sebagaimana peningkatan jumlah dari negara berpendapatan rendah dan menengah.

Michels mengatakan bahwa sejumlah pakar menduga pengurangan risiko kanker payudara pra-menopause sebagai hasil, karena wanita itu tidak mengalami pembuahan yang cukup akibat ukuran tubuhnya, yang lebih besar.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: