Pantau Flash
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan
Jokowi: Dibandingkan Kematian Rata-rata Dunia, Kita Masih Lebih Tinggi
Jokowi Perintahkan Rencana Vaksinasi COVID-19 Rampung dalam 2 Pekan
Gempa M 5,3 Guncang Sumba Barat NTT, Terasa hingga Denpasar dan Mataram
10 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Tarakan

Waspada! Penyakit Stroke Mengancam Kamu yang Suka Lembur

Waspada! Penyakit Stroke Mengancam Kamu yang Suka Lembur Ilustrasi lembur. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Demi menambah penghasilan atau karena ada tugas tambahan dari atasan, seseorang akan terpaksa melakukan lembur.  Jam kerja idealnya hanya 8 jam sehari. Namun lantaran tuntutan lembur, seseorang bisa bekerja 10 sampai 12 jam dalam sehari. 

Mungkin lembur dapat meningkatkan isi dompet, tapi bagaimana dengan kesehatan tubuh? 

Baca juga: Setiap Negara Punya Jam Kerja Produktif, Indonesia Nomor Berapa?

Para peneliti dari Angers University dan French National Institute of Health and Medical Research mengatakan bahwa orang yang bekerja lama lebih berisiko terkena stroke hingga 29 persen. 

Penelitian itu mengalisa data dari sekitar 143 ribu orang dewasa. Jika kebiasaan bekerja lama dilakukan lebih dari 10 tahun maka risiko terkena stroke akan meningkat jadi 45 persen.

Pemimpin studi Dr Alexis Descatha menambahkan hubungan antara waktu kerja dengan risiko stroke ini lebih kuat pada orang-orang di bawah 50 tahun.

Baca juga: Selain Bikin Kecanduan, Rokok Ternyata Membuat...

"Ini tidak terduga. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi temuan ini," kata Dr Alexis seperti dikutip dari BBC.

Terkait hal tersebut studi lain pernah menemukan kalau orang-orang yang menjalankan bisnis mereka sendiri, pemimpin perusahaan, atau manajer tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh efek jam kerja panjang dibandingkan pekerja yang harus bekerja shift malam tidak teratur.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: