Pantau Flash
PSSI Resmi Hentikan Liga1 dan Liga 2 Musim 2020 Tanpa Juara dan Degradasi
Terima Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia, Bamsoet Dorong Kerja Sama Pengadaan Vaksin Covid-19
Erick Thohir Sebut Vaksin Mandiri Akan Dilakukan Setelah 1-2 Bulan Vaksin Gratis Diberikan
Muhammadiyah Komitmen Dorong Ekonomi Pancasila
Tatanen di Bale Atikan Proyeksi Tata Kelola Kemandirian Pangan di Purwakarta

WHO: Mikroplastik Pada Botol Minum Tidak Mungkin Membahayakan Kesehatan

WHO: Mikroplastik Pada Botol Minum Tidak Mungkin Membahayakan Kesehatan Ilustrasi air mineral botol kemasan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan kalau kandungan mikroplastik dengan ukuran lebih dari 150 mikrometer pada botol air minum tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh. 

Meski pada dunia kesehatan belum ada kesepakatan universal tentang ukuran mikroplastik, tetapi umumnya dianggap lebih kecil dari setengah milimeter.

"Berdasarkan informasi terbatas yang kami miliki, mikroplastik dalam air minum tampaknya tidak menimbulkan risiko kesehatan pada level saat ini. Tetapi kita perlu mencari tahu lebih banyak. Kita juga perlu menghentikan peningkatan polusi plastik di seluruh dunia," kata Dr Maria Neira, Direktur Departemen Kesehatan Masyarakat, Lingkungan dan Penentu Sosial Kesehatan di WHO, dikutip dari Medical News.

Sebelumnya, WHO telah mengeluarkan siaran pers pada Kamis (29/8), yang menyerukan penelitian lebih lanjut untuk mempelajari dampak mikroplastik pada kesehatan manusia. Karena penelitian saat ini yang tersedia tidak dapat diandalkan.

Baca juga: Bahaya Air Minum Kemasan Botol Menurunkan Jumlah Sperma

Dalam laporan tersebut dinyatakan bahwa mikroplastik yang ukurannya lebih besar dari 150 mikrometer atau setara dengan ukuran diameter rambut yang paling tidak berbahaya. Sementara partikel yang lebih kecil berpotensi melewati dinding saluran pencernaan dan tersangkut, tetapi para peneliti percaya mereka tidak mungkin menumpuk dalam jumlah yang berbahaya.

Sampai saat ini belum ada penelitian soal nanoplastik terkecil dengan ukuran kurang dari 1 mikrometer dan dampaknya terhadap kesehatan. Meski demikian ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa konsumsi mikroplastik dapat menyebabkan peradangan hati.

Sayangnya, WHO menemukan studi ini tidak dapat diandalkan dan tidak sebanding dengan tingkat paparan mikroplastik dalam botol air minum plastik.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: