Pantau Flash
Total Pasien Positif COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Jadi 125
Seorang Warga Ciomas Positif, Total Pasien COVID-19 Kab Bogor Jadi 14 Orang
Rapid Test di Stadion GBLA Bandung Batal Setelah Ditolak Warga Setempat
Investor Menjauh, Rupiah Melemah 16.528 per Dolar AS
Novel Baswedan Dihadirkan di Sidang Penyimaran Air Keras

Video Tangisan Seorang Tenaga Medis Ketika Menghadapi Panic Buying

Video Tangisan Seorang Tenaga Medis Ketika Menghadapi Panic Buying Ilustrasi tenaga medis. (Foto: Pixabay)


Pantau.com - Salah satu efek buruk dari virus Korona adalah fenomena panic buying yang kian terjadi. Warga berbondong-bondong membeli bahan makanan, masker, hand sanitizer, untuk berjaga-jaga. Padahal, belum tentu mereka akan menggunakan semua itu. 

Hal ini menyebabkan orang yang jauh lebih membutuhkan justru tidak mendapatkannya. Contohnya adalah petugas medis satu ini. Seorang perawat yang bernama Dawn Bilbrough curhat tidak bisa menemukan bahan makanan. 

Baca juga: Video Ungkapan Penderita Covid-19, Bernapas seperti Ada Kaca di Paru-paru

Selama ini, dia sibuk mengurus pasien dan tidak sempat berbelanja. Ketika ingin belanja, dia justru tidak menemukan apa yang diinginkan karena telah dibeli oleh masyarakat gara-gara panic buying.

"Aku baru saja keluar dari supermarket. Tidak ada buah dan sayuran. Aku sedikit menangis di sana," curhat Dawn di dalam mobil.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: