Pantau Flash
Jubir Presiden Jokowi Evakuasi WNI dari Yokohama Segera Dilakukan
PGRI Ungkap Pentingnya Pendidikan Moral Pancasila Dihidupkan Kembali
Kemenkes Khawatir WNI di Diamond Princess Terjangkit Korona Tanpa Gejala
Kemenhub Siapkan Payung Hukum untuk Sepeda Listrik
China Pecat Sejumlah Pejabat Pasca Pasien Korona di Penjara Meningkat

Infografis Marital Rape, Pidana Perkosaan Suami-Istri di RUU KUHP 2019

Headline
Infografis Marital Rape, Pidana Perkosaan Suami-Istri di RUU KUHP 2019 Ilustrasi (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP terus mengebut penyelesaian RUU yang bertujuan untuk mengatur seluruh tindak kejahatan yang terdapat di Indonesia.

Ada beberapa hal yang diubah dalam RUU KUHP yang baru ini salah satunya mengenai tindak pidana perkosaan. Definisi perkosaan dalam RUU KUHP yang baru ini mengalami perluasan. Di UU KUHP saat ini, perkosaan terjadi apabila pelaku dan korban tidak terikat perkawinan. Hal itu tercantum dalam Pasal 285 yang berbunyi:

Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Baca Juga: DPR... Serius Nggak Sih Urusi RUU PKS?

Sementara di RUU KUHP yang baru, perkosaan jadi bisa dilakukan oleh pasangan suami dan istri yang terikat perkawinan atau dikenal dengan istilah marital rape

Seperti apa informasi selengkapnya? Mari simak infografis berikut ini.

Infografis mengenal marital rape di RUU KUHP yang baru (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Category
Visual

Berita Terkait: