Forgot Password Register

17 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Uganda

17 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Uganda Ilustrasi tanah longsor. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Polisi Uganda telah mengirim tim pencarian dan pertolongan ke lokasi tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bududa di Uganda Timur pada Kamis (11/10/2018).

Juru Bicara Polisi Wilayah Elgon Sowed Mansur mengatakan, tim pertama yang tiba di lokasi sejauh ini telah menemukan 17 mayat dan banyak orang dikhawatirkan tertimbun.

Baca juga: Simpati ASEAN untuk Sulteng Menggema di ALg

Polisi menghentikan operasi pencarian korban tanah longsor karena keterbatasan penerangan pada malam hari.

"Kami masih melakukan pencarian ketika hari telah gelap. Tak ada sinar yang memungkinkan kami untuk melanjutkan operasi. Kami telah menghentikannya dan kami akan melanjutkan lagi pada Jumat," kata Mansur.

Pada Kamis, Menteri Uganda Urusan Persiapan Bencana, Pengungsi dan Bantuan Hillary Onek mengatakan, persiapan sedang dilakukan untuk mengirim barang bantuan ke kabupaten Uganda Timur.

Onek mengatakan, persiapan sedang dilakukan guna mengirim terpal, selimut dan makanan ke sub kabupaten yang dilanda tanah longsor akibat hujan lebat pada Kamis (11/10/2018).

"Saya akan pergi ke sana pada Jumat pagi untuk mengetahui berapa banyak orang telah kehilangan nyawa mereka dan melihat bagaimana operasi penyelamatan akibat hujan dilakukan," kata Onek.

Polisi mengatakan jumlah korban jiwa dikhawatirkan bertambah.

Onek mengatakan warga di daerah yang terkena bencana sebelumnya telah diperingatkan agar meninggalkan daerah tersebut tapi mereka kembali lagi.

Laporan media setempat menunjukkan hujan lebat membuat air sungai melewati tanggulnya dan memicu tanah longsor.

Baca juga: Dua Orang Tewas Akibat Pesawat Jatuh di Inggris

Badan Meteorologi Nasional Uganda pada September mengeluarkan peringatan mengenai hujan lebat, banjir, dan hujan badai disertai petir, yang bisa mengakibatkan kematian dan kerusakan bangunan.

Pemerintah menyatakan sebagian wilayah pegunungan di negeri itu mungkin mengalami tanah longsor saat memasuki puncak musim hujan.

Pegunungan di Uganda Timur mengalami tanah longsor selama musim hujan, yang terburuk dicatat pada 2010, ketika beberapa kali tanah longsor menewaskan sebanyak 300 orang dan membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More