Forgot Password Register

Barang Yahudi Dilarang Masuk Irlandia, Israel Ancam Tutup Kedubes di Dublin

Menhan Israel Avigdor Lieberman. (Foto: Reuters/Yiannis Kourtoglou) Menhan Israel Avigdor Lieberman. (Foto: Reuters/Yiannis Kourtoglou)

Pantau.com - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyerukan penutupan segera kantor kedutaan besar Israel di Dublin, setelah Senat Irlandia memberi suara untuk melarang impor produk dari permukiman Yahudi.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah Kementerian Luar Negeri Israel memanggil duta besar Irlandia di Tel Aviv.

"Tak ada gunanya memanggil duta besar Irlandia untuk memberi teguran. Israel perlu segera menutup kedutaan di Irlandia. Kita tak perlu memberi kesempatan lain kepada mereka yang memboikot kita," kata dia.

Baca juga: China Menderita Kerugian Hingga Rp1 T Akibat Topan Super Maria

Suara 25-20 itu menandai untuk pertama kali satu Parlemen Eropa telah mensahkan boikot barang yang diproduksi di permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki.

Rancangan peraturan tersebut, yang ditentang oleh Pemerintah Irlandia, masih memerlukan persetujuan Majelis Rendah Parlemen Irlandia sebelum menjadi hukum.

Sekretaris Jenderal Palestina Saeb Erekat menyampaikan "penghargaan tulus" atas tindakan Senat Irlandia itu. Ia mendesak negara lain Eropa untuk mengikuti tindakan tersebut.

"Jika beberapa negara di dalam Uni Eropa bersedia terus mendorong kebudayaan kekebalan Israel, sudah tiba waktunya buat negara anggota individu untuk melakukan tindakan hukum seperti yang disetujui oleh Seanad," kata Erekat.

Baca juga: Viral! Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov Bikin Sensasi

Kementerian Luar Negeri Israel mengecam rancangan tersebut, dan mengatakan, "Senat Irlandia telah memberi dukungan buat "gagasan boikot ekstremis anti-Israel, berbahaya dan populis" yang melukai pelaung dialog antara Israel dan Palestina.

Israel merebut Tepi Barat Sungai Jordan, bersama dengan Jalur Gaza dan Jerusalem Timur dalam Perang Timur Tengah 1967 dan telah membangun banyak permukiman Yahudi di tanah orang Palestina.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More