Forgot Password Register

Headlines

BNPB Sebut Proses Pencarian Korban Gempa-Tsunami Sulteng akan Dihentikan Kamis Depan

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban di Perumnas Balaroa, Palu (Foto: Antara/ Hafidz Mubarak) Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban di Perumnas Balaroa, Palu (Foto: Antara/ Hafidz Mubarak)

Pantau.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengatakan proses pencarian korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan dihentikan pada Kamis, 11 Oktober 2018.

"Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas adalah tujuh hari, saat ini sudah ditambah," kata Willem dalam jumpa pers di Jakarta.

Baca juga: Hari ke-10 Pasca Gempa, Pemerintah Belum Hentikan Pencarian Korban

Willem mengatakan keputusan menghentikan pencarian korban tersebut sudah didiskusikan bersama Kepala Basarnas, M Syaugie dengan pertimbangan jenazah akan sulit diidentifikasi 14 hari setelah bencana.

Selain itu, kondisi jenazah korban juga dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit sehingga membahayakan masyarakat Sulteng yang selamat. "Kami akan meminta pemerintah daerah untuk berdialog dengan masyarakat. Dialog merupakan salah satu hal yang penting," ujarnya.

Baca juga: BNPB:Pemerintah Daerah Perlu Petakan Kawasan Potensi Likuifaksi 

Tentang korban yang diduga masih terkubur, Willem mengatakan belum ada angka pasti. Satuan tugas gabungan masih menampung laporan-laporan dari masyarakat, terutama data dinas kependudukan dan catatan sipil serta laporan kepala desa.

"Itu pun masih perlu validasi data, apakah benar saat kejadian bencana yang dilaporkan hilang benar ada di lokasi," pungkasnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More