Forgot Password Register

Bukan Hanya Cabai, Harga Telur Juga Naik Jadi Rp30.000 per Kilogram

Bukan Hanya Cabai, Harga Telur Juga Naik Jadi Rp30.000 per Kilogram Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Jakarta  mencapai harga Rp30.000 per kilogram.

"Sehabis Lebaran harga telur terus naik. Sekarang harganya Rp30.000 per kilogram," ujar Rizal, pedagang sembako di Pasar Palmerah, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Rizal menjelaskan harga telur ayam setelah Lebaran Rp24.000 per kilogram kemudian naik menjadi Rp26.000 dan sekarang mencapai Rp30.000. Bahkan sejumlah pedagang di Palmerah ada yang menjual telur ayam dengan harga Rp32.000 per kilogram.

Baca juga: Mendag Bantah Ketegangan Perdagangan RI-AS Akibat Dugaan Penipuan

Rizal mengaku tak tahu pasti penyebab naiknya harga telur tersebut. Akan tetapi ia menduga kenaikan tersebut berkaitan dengan melemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

"Sepertinya belum ada tanda-tanda harga telur ayam akan turun dalam waktu dekat ini," ujarnya.

 Pedagang sembako lainnya, Rian, mengaku harga telur terus merangkak naik dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga telur tersebut berdampak pada penghasilannya.

Baca juga: Panasnya Perang Dagang Picu Kenaikan Harga 1.300 Produk

Biasanya Rian berhasil menjual sekitar dua peti telur ayam atau sekitar 30 kilogram telur dalam sehari.

"Sekarang sejak harga telur naik, satu peti pun susah menjualnya dalam sehari," keluh Rian.

Selain telur ayam, sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai rawit merah juga mengalami kenaikan.

"Harga cabai rawit merah yang sebelumnya Rp60.000 naik menjadi Rp65.000 per kilogram," kata Rian.

Harga sayur-mayur seperti kangkung dan bayam pun mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp2.000 seikat menjadi Rp5.000 per ikat. Rian berharap ke depan, harga sembako kembali stabil agar daya beli masyarakat kembali normal.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More