Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Cekik Ponakan Hingga Tewas, Pria Ini Dicokok Polisi

Cekik Ponakan Hingga Tewas, Pria Ini Dicokok Polisi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kepolisian Resor Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berhasil menangkap pembunuh perempuan berumur 20 tahun yang dibuang di parit hingga ditemukan seorang warga dalam kondisi mengenaskan. Pelaku sendiri merupakan paman dari korban.

"Pembunuh Eka Pratiningsih tersebut tidak lain pamannya sendiri bernama Suwito Widadno (55) warga Jalan Banteng XXIII Kota Palangka Raya," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, SelasaSelasa (24/9/2019).

Baca Juga: Tertipu PSK Online via Michat, Pria Ini Akui Malu Melapor ke Polisi

Timbul mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku yang ditangkap di kediamannya tersebut, sebelum nyawa korban dihabisi pelaku pada Kamis 29 Agustus 2019,  Eka mengajaknya untuk mencari ikan. 

Kemudian korban menanyakan di mana lokasi tempat yang enak mencari ikan, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan tersebut mengatakan lokasi yang akan dituju adalah di jalan arah ke Kota Banjarmasin.

Setelah mendengar penjelasan pamannya,  pada pukul 15.00 WIB pelaku dan korban berangkat dari rumah menuju ke Jalan Sanang berboncengan menggunakan sepeda motor milik pelaku.

Setibanya di lokasi, pelaku dan korban masuk ke arah semak-semak menyusuri parit sejauh kurang lebih 500 meter dari pinggir Jalan Sanang. Disitu lah muncul nafsu bejat dari sang paman.

"Saat itu pelaku mendekati dan berusaha untuk memeluk serta mencium korban dari depan, namun korban melawan dan berteriak sehingga pelaku mencekik leher korban hingga korban meninggal dunia," ungkapnya.

Melihat korban sudah meninggal dunia, pelaku memasukan jenazah korban ke dalam parit.

"Jenazah korban ditutupi dahan dan ranting serta dedaunan kering agar tidak ketahuan oleh siapapun," tuturnya.

Dari kasus tersebut petugas juga menyita sejumlah barang bukti seperti satu unit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi KH 2157 NT sebagai sarana tindak kejahatan, satu unit handphone Redmi Note 5A milik korban, helm, tiga  baju, bra, celana dan celana dalam yang melekat pada tubuh korban.

Bahkan polisi guna memastikan bagaimana kronologis yang sebenarnya, juga langsung melakukan pra rekontruksi di lokasi kejadian. Sedangkan korban diperagakan oleh seorang polwan yang bertugas di Mapolres Palangka Raya.

Baca Juga: Narkoba Jadi Mata Pencaharian Pasutri, Tetangga Geram dan Lapor Polisi

Atas perbuatannya Suwito Widadno kini mendekam di sel Polres Palangka Raya. Pelaku yang tega membunuh keponakannya sendiri itu juga dikenakan Pasal 338 KUHPidana tentang tentang Penganiayaan berat hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Kalau ancaman hukuman kurungan penjara dari Pasal 338 tersebut, yakni 15 tahun," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: